(Taiwan, ROC) -- Kebutuhan listrik pekan ini memasuki lampu kuning yang cenderung hijau yang berarti “penyediaan listrik cukup ketat”, setelah reaktor no.1 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) 2 dihentikan beberapa hari lalu, dinonaktifkan lebih awal, Komite Sumber Energi hari Rabu (7/7) menyampaikan, karena terjadinya guncangan reaktor no.2 PLTN pagi hari ini sehingga harus diperiksa dan direparasi.
Komite Sumber Energi Yuan Eksekutif menyampaikan, reaktor no. 2 PLTN 2 pada pukul 8.45 pagi hari ini (7/7) mengalami getaran karena pompa sirkulasi air laut tidak tinggi. Untuk menjaga kestabilan pengoperasian, PLTN memutuskan untuk mengurangi kapasitas dan sambil terus beroperasi juga akan melakukan pemeriksaan, setelah memastikan barulah akan dipulihkan kapasitasnya.
Berdasarkan informasi dari situs TaiPower, tingkat kapasitas cadangan tranformasi untuk hari ini adalah 9,12% kapasitas persediaan adalah 3,466.000 watt, jumlah listrik yang dapat digunakan maksimum 38 juta watt, selama 2 hari kemarin ini penggunaan listrik terus meningkat. Penggunaan listrik tertinggi pada tanggal 5 Juli adalah 37,39 juta watt dan untuk tanggal 6 Juli 37,45 juta watt.
Penarikan reaktor no.1 PLTN 2 lebih cepat setengah tahun dari yang dijadwalkan karena tampungan pembakarannya penuh, sehingga pada 2 Juli 2021 tengah malam dihentikan pengoperasiannya.