(Taiwan, ROC) -- Menyusul klaster penularan COVID-19 di Perusahaan Pemasaran Produk Pertanian Taipei, pada hasil pemeriksaan PCR pasar Huannan (Jumat, 2 Juli 2021) diketahui ada sebanyak 41 orang yang terdiagnosa positif, pemerintah Kota Taipei meminta pasar tersebut untuk tutup selama tiga hari, dan melakukan desinfeksi lingkungan. Kepala Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan, Chen Shih-chung (陳時中) pada pagi hari ini, bergegas menuju ke lokasi untuk memahami situasi lapangan, serta menyelenggarakan konferensi pers dadakan di depan pintu masuk pasar tersebut. Walikota Taipei, Ko Wen-je (柯文哲), Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua (王美花), Ketua Dewan Pertanian, Chen Chi-chung (陳吉仲) turut hadir di lapangan, dan menjelaskan penangganan wabah terbaru.
Chen Shih-chung (陳時中) mengemukakan, saat ini kasus kumulatif Perusahaan Pemasaran Produk Pertanian Taipei, Pasar Huannan dan lain-lain telah mencapai 100 kasus. Sekarang jika ada masalah yang ditemukan, maka harus segera diselesaikan. CECC bersama dengan Pemerintah Kota Taipei akan mendirikan pos komando, dan pada sore hari ini menyelesaikan pendirian posko pemeriksaan di dalam pasar Huannan, juga akan mengirimkan pesan peringatan epidemi. Bagi siapa yang mendapatkan pesan tersebut maka diminta untuk menghubungi unit kesehatan guna menjalani pemeriksaan, dan bagi yang tidak bergejala juga dapat melakukan pemeriksaan. Seluruh orang yang terdiagnosa positif saat ini telah dikarantina, dan sebelum pukul 5 sore harus menyelesaikan proses penyelidikan, guna memastikan siapa saja orang-orang yang pernah melakukan kontak dekat dengan mereka. Chen Shih-chung (陳時中) menambahkan, besok pihaknya akan menyelesaikan proses karantina dan juga mengatur pemeriksaan terhadap seluruh orang yang pernah melakukan kontak dekat, orang-orang yang berada di sekitar pasar tersebut juga dapat melakukan pemeriksaan. Beliau juga mengimbau agar siapa saja yang terlibat dalam kegiatan di Pasar Huanan sementara waktu ini jangan berpindah-pindah, menunggu untuk dihubungi dan menaati proses penyelidikan dan pemeriksaan pencegahan epidemi.
Ko Wen-je (柯文哲) menunjukkan bahwa setelah infeksi skala besar yang terjadi di kedai teh Wanhua, infeksi komunitas yang lebih kecil pada awalnya diperkirakan akan terjadi kemudian harinya, dan pasar grosir merupakan tempat yang diperkirakan akan terjadi pada waktu itu. Beliau menambahkan, jumlah orang yang keluar masuk pada pasar grosir tersebut sangatlah banyak, berlikuiditas tinggi dan keanggotaan yang kompleks, sangatlah sulit untuk melakukan pemeriksaan. Oleh karena itu, setelah skrining cepat pertama, semua personel di daerah tersebut telah divaksinasi, sejauh ini telah melakukan proses vaksinasi sebanyak 14.000 dosis. Karena dibutuhkan waktu 10 hingga 14 hari untuk vaksin tersebut mulai berkhasiat, beberapa infeksi akan terus terjadi selama periode ini. Oleh karena itu, pemerintah kota akan melakukan tes PCR berskala besar lagi guna menyaring orang-orang yang mungkin terinfeksi dan memindahkannya ke hotel pencegahan epidemi untuk mencegah penularan ke komunitas lain.
Ko Wen-je (柯文哲) menyampaikan, pemerintah kota berharap dapat mengendalikan epidemi setelah tiga putaran skrining skala besar di pasar grosir dengan rapid test, vaksin, dan PCR. Selain itu, karena sebagian besar dari 41 orang yang positif dari pemeriksaan PCR adalah pekerja di sekitar pasar, untuk menghindari penyebaran ke komunitas lain, pemerintah kota juga akan melakukan skrining umum untuk masyarakat sekitar.