(Taiwan, ROC) Pemerintah Kabupaten Kinmen kemarin (29/6) menyampaikan, penerbangan pulau Taiwan dan Kinmen menurun drastis karena epidemi, warga menghadapi kesulitan ekonomi dan meminta bantuan pemerintah kabupaten. Guna memenuhi kebutuhan darurat warga dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan epidemi, maka hari Rabu ini (30/6) mengaktifkan penerbangan khusus, melayani warga yang berkebutuhan khusus seperti perawatan medis, upacara pemakaman dan lainnya.
Walaupun situasi epidemi COVID-19 di Taiwan terlihat tren penurunan, untuk pendataan kasus positif belakangan ini menurun hingga di bawah angka 100, tetapi virus varian Delta telah memasuki Taiwan, maka pencegahan epidemi waspada level 3 diperpanjang hingga 12 Juli. Pemerintah Kabupaten Pingtung mengatakan, pemerintah pusat dan daerah tetap mengimbau agar warga tidak lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan penyakit.
Dinas pariwisata Pemkab setempat menerangkan, sejak merebaknya kasus penularan gelombang kali ini, telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk mengurangi rute penerbangan pulau Taiwan-Kinmen sehari hanya 3 kali penerbangan, rata-rata jumlah penumpang di bawah 200 orang, di bandara setempat juga diterapkan skrining agar dapat menyumbat celah pencegahan epidemi terjadi di Kinmen.
Dinas pariwisata menyampaikan, dengan kondisi jumlah penerbangan dikurangi, banyak warga meminta bantuan kepada pemkab setempat, agar dapat memenuhi kebutuhan warga selama masa epidemi, maka pemkab setempat tidak menambah jumlah penerbangan tetapi memperhatikan warga yang berkebutuhan khusus maka pada hari Rabu ini (30/6) mengaktifkan pesawat khusus pp pulau Taiwan-Kinmen bagi warga yang berkebutuhan mendesak.