History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Adopsi Sejumlah Protokol Baru Sebagai Antisipasi Penularan Varian Delta

  • 28 June, 2021
  • 陳志勇
Taiwan Adopsi Sejumlah Protokol Baru Sebagai Antisipasi Penularan Varian Delta
Taiwan Adopsi Sejumlah Protokol Baru Sebagai Antisipasi Penularan Varian Delta

(Taiwan, ROC) - Taiwan melaporkan penambahan 60 kasus positif dan tiga kematian akibat Covid-19 pada hari Senin, 28 Juni. Semua dari 60 kasus positif adalah kasus lokal, terbanyak yakni 33 kasus tercatat di Kota New Taipei, menyusul adalah Kota Taipei 22 kasus, Taoyuan 2 kasus, Nantou dan Changhua masing-masing 1 kasus.

Dalam konferensi pers hari Senin, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) juga mengumumkan beberapa protokol baru yang diadopsi untuk mencegah penularan Covid varian Delta yang semakin ganas, salah satu adalah meminta warga yang disangsikan untuk menjalani tes PCR sebelum menaiki pesawat menuju destinasi luar pulau, termasuk Penghu, Kinmen dan Matsu.

Wakil komandan CECC Chuang Jen-hsiang (莊人祥) mengatakan, “Telah dicapai keputusan, untuk semua penerbangan dari Taiwan menuju luar pulau, asalkan ada kesangsian dalam hasil tes rapid, penumpang bersangkutan harus menjalani tes PCR sebelum boleh naik pesawat.”

Pada saat yang sama, CECC juga mengumumkan larangan bagi warga lokal untuk menjemput pelaku perjalanan di bandara internasional, karena mulai saat ini juga, semua penumpang yang tiba di Taiwan diharuskan menjalani karantina 14 hari di lokasi tertunjuk.

Untuk pelaku perjalanan dari negara berisiko tinggi penularan varian Delta seperti Brasil, India, Inggris, Peru, Israel, Indonesia dan Bangladesh, diharuskan menjalani isolasi di pusat karantina terpadu dengan biaya ditanggung oleh pemerintah; sedangkan penumpang dari kawasan lain boleh memilih lokasi karantina dengan biaya dibayar sendiri.

Tak peduli cara karantina mana yang dijalani, warga Taiwan tidak akan bisa langsung menjemput pelaku perjalanan dari luar negeri, maka penjemputan di bandara internasional telah dibatasi.

Komentar

Terbarumore