History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

OCAC akan Kembali Menggelar Penghargaan “The Chinese Language Journalism Awards for Overseas Media”

  • 15 June, 2021
  • 尤繼富
OCAC akan Kembali Menggelar Penghargaan “The Chinese Language Journalism Awards for Overseas Media”
OCAC akan Kembali Menggelar Penghargaan “The Chinese Language Journalism Awards for Overseas Media

(Taiwan, ROC) --- Penghargaan The Chinese Language Journalism Awards for Overseas Media akan kembali digelar, dan kini adalah waktunya untuk mengumpulkan karya makalah dari berbagai belahan dunia. Penghargaan ini telah genap dua tahun dilaksanakan, guna mendorong media asing berbahasa Mandarin global untuk menuliskan artikel perihal upaya dan kontribusi warga Taiwan terhadap dunia.

Ketua Overseas Chinese Affairs Commission (OCAC), Tung Chen-yuan (童振源) menyampaikan, guna membuat dunia luar mengenal Taiwan yang lebih hidup dan beragam, penghargaan jurnalis yang digelar tahun ini akan menyertakan kategori baru, yakni sektor televisi dan audio-visual.

Pada saat yang sama, OCAC mendorong seluruh sukarelawan untuk melaporkan perkembangan komunitas warga Tionghoa Perantauan. OCAC juga berharap penghargaan ini dapat membuat cerita Taiwan kian berkibar di dunia internasional.

Secara perdana OCAC menggelar penghargaan dengan tajuk “The Chinese Language Journalism Awards for Overseas Media” pada tahun 2020. Dengan digelarnya penghargaan ini diharapkan dapat mendorong peran media untuk aktif mewartakan cerita tentang perjuangan warga Taiwan di luar negeri, serta merekatkan hubungan Tionghoa Perantauan dengan Taiwan, dan dunia internasional dapat kian mengenal kebaikan warga Bumi Formosa.

Pada tahun 2020, OCAC berhasil menerima 89 makalah dari 12 negara berbeda, untuk kategori media cetak/internet dan media penyiaran (broadcasting). Untuk tahun ini, pihak panitia akan memperluas kategori perlombaan. OCAC juga tengah menggodok kriteria dan langkah-langkah relevan, yang nantinya akan diumumkan ke publik.

Ketua OCAC Tung Chen-yuan mengungkapkan, mengingat kian beragamnya fasilitas pemberitaan saat ini, pihaknya akan menambahkan kategori media televisi dan audio visual, selain kategori media cetak, internet dan penyiaran.

Tung Chen-yuan mengatakan, “Kami harap dapat menambahkan sektor media televisi audio-visual tahun ini, selain kategori media cetak dan penyiaran. Kami juga melihat ada beberapa media luar negeri, termasuk saluran TV dan Internet. Metode ini dapat diterapkan guna membuat banyak orang melihat kisah inspiratif warga Taiwan, yakni dengan menggunakan inovasi tiga dimensi, audio dan visual.”

Tung Chen-yuan menambahkan, OCAC pada tahun lalu berhasil mengumpulkan sukarelawan berita global sebanyak 50 hingga 60 orang. Dan tahun ini, OCAC terus memperluas jaringannya dan telah ada kurang lebih dari 140 sukarelawan yang bergerak di bidang pemberitaan media Tionghoa Perantauan. Sukarelawan-sukarelawan tersebut memberitakan situasi komunitas Tionghoa Perantauan, dengan harapan dapat merekatkan hubungan mereka dengan warga Taiwan.

Guna mendorong pada sukarelawan Tionghoa Perantauan tersebut, OCAC akan merancang penghargaan khusus pada tahun ini.

Tung Chen-yuan menambahkan, penghargaan tahun ini digelar dengan harapan dapat membuat warga dunia lebih mengenal Taiwan, melalui media 3 dimensi dan beragam. Oleh karena itu, OCAC akan menambahkan kategori perlombaan dengan hadiah yang tidak akan kurang dari tahun sebelumnya.

Dengan digelarnya penghargaan ini diharapkan dapat memberikan semangat kepada seluruh penggiat media berbahasa Mandarin.

Selain itu, OCAC awalnya berencana untuk menggelar dialog pertemuan antara media berbahasa Mandarin dunia pada akhir tahun ini, dengan harapan dapat mempererat komunikasi antar penggiat media asing dengan Taiwan. Meski saat ini situasi pandemi dalam negeri masih memanas, tetapi pihaknya akan kembali mempertimbangkan jika situasi penyebaran virus korona dapat dikendalikan.

Selain mempererat hubungan antar penggiat media dengan komunitas Tionghoa Perantauan, OCAC juga aktif menerapkan inovasi digital terutama di tengah memanasnya situasi pandemi saat ini. Dari awalnya layanan tatap muka versi 1.0, kemudian berkembang menjadi layanan satu pintu 2.0, lalu memperluas kategori pelayanan melalui Layanan Digital Tionghoa Perantauan 3.0.

Dengan sumber daya yang terbatas, OCAC dapat memainkan peranannya semaksimal mungkin dengan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki oleh Taiwan. Tung Chen-yuan menambahkan, OCAC kini tengah mencanangkan untuk meningkatkan kinerja mereka melalui layanan digital cerdas 4.0.

Di samping itu, OCAC tengah merancang dan menganalisis database Tionghoa Perantauan secara komprehensif, dengan harapan dapat memberikan layanan yang akurat, sehingga pemerintah dapat terhubung dengan masing-masing individu dalam memaksimalkan prestasi yang ada.

Komentar

Terbarumore