(Taiwan, ROC) -- Topik vaksin baru-baru ini sangat menarik perhatian masyarakat, pakar kesehatan dan mantan wakil presiden Chen Chien-ren kemarin malam (1/6) melalui postingan di laman facebooknya membagikan kesan dan pengalamannya dalam uji klinis vaksin lokal fase II, ia memuji hasil pengujian tidak ada reaksi negatif, rancangan pengujian sangat lengkap dan ketat.
Situasi pandemi semakin memanas, pemerintah selain membeli vaksin impor, juga melakukan penandatanganan kerjasama dengan 2 pabrik produksi vaksin dalam negeri, kondisi ini membuat topik vaksin sering muncul di headline berita. Chen mengemukakan, dia pribadi pada awal bulan Maret mendapat kabar dari mantan Menkes Lin Tsou-yen(林奏延), satu pabrik nasional produksi vaksin mengalami kekurangan jumlah orang usia 65 tahun ke atas untuk diujicoba maka dia yang mendukung pengembangan vaksin lokal dan bersama istrinya ikut mendaftar.
Chen Chien-ren dan istri pada tanggal 10 Maret telah menandatangai surat persetujuan untuk menjadi subyek ujicoba klinis, sebelumnya menjalani pemeriksaan kesehatan, mengambil darah dan pemeriksaan EKG. Chen mengatakan, pada tanggal 17 Maret kembali untuk memeriksa kesehatan diri, dokter memberitahu hasil pemeriksaan cocok untuk subyek uji klinis, maka mereka mendapat vaksin dosis pertama, setiap hari merinci perkembangan kesehatan dan tidak ada reaksi negatif, setelah 1 minggu berjalan juga mengasup obat lainnya dan tidak ada reaksi negatif.
Chen menekankan, selama proses ujicoba, ia beserta istri tidak mengalami gejala atau reaksi negatif apapun, juga tetap merasa nyaman, tidak ada efek samping. Chen mengatakan ia dan istrinya tidak mengetahui bahwa suntikan yang diterima mereka adalah plasebo vaksin, setelah mendapat suntikan ini kedua dari mereka tidak mengalami efek samping apapun.
Berkaitan dengan apakah efektif melindungi, masih perlu kembali ke klinik untuk mengambil darah untuk kelanjutan pemeriksaan, hasil pemeriksaan darah “neutralizing antibody titer test” masih akan ditelaah lebih lanjut.
Chen Chien-ren mengatakan, dia beserta istrinya secara langsung ikut menjalani uji klinis fase ke2, fasilitas sangat lengkap dan pengujian dilakukan secara cermat; Ia juga menambahkan, hasil pengujian akan disampaikan ke komite peninjauan di bawah Badan Pengawas Makanan dan Obat(FDA), jika bisa membuktikan vaksin efektif dan terjamin, maka mereka yang menerima plasebo akan divaksin.