(Taiwan, ROC) -- Sebanyak 150 ribu dosis vaksin Moderna tiba di Taiwan sore hari ini (Jumat, 28 Mei 2021). Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Taiwan, Chen Shih-chung (陳時中) mengemukakan, vaksin Moderna ini akan diprioritaskan bagi mereka yang berada di lini depan, yang memiliki lebih banyak risiko kontak dengan pasien yang dikonfirmasi. Perihal pemberitaan media jepang yang memberitakan, jika pihak Jepang sedang mempertimbangkan untuk mensuplai vaksin Astra Zeneca (AZ) buatan Inggris untuk Taiwan, Chen Shih-chung (陳時中) belum mengkonfirmasi hal tersebut, namun menekankan jika saat ini banyak jalur yang masih dalam proses pelaksanaan.
Menanggapi masalah terkait vaksin, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada pagi hari tadi menuturkan, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) Taiwan tidak hanya berkomitmen untuk menekan angka penyebaran wabah COVID-19. Pada saat bersamaan, melalui mekanisme distribusi internasional COVAX dan negosiasi dengan pabrik produsen, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan vaksin untuk seluruh rakyat Taiwan.
Taiwan telah memesan sebanyak 5,05 juta vaksin COVID-19 dari perusahaan farmasi Moderna, dan 150 ribu dosis gelombang pertama dibawa oleh pesawat China Airlines CI5556 dan dimuat ke dalam dua lemari pendingin untuk terbang ke Taiwan.
Personel Bandara Internasional Taoyuan mengemukakan, pesawat CI5556 telah lepas landas dari Luksemburg saat dini hari tadi, dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Taoyuan pada pukul 15:50. Setelah mendarat, akan diangkut dari pelataran pesawat ke pusat kargo Huachu dengan menggunakan kendaraan khusus, dan diletakkan di dalam gudang pendingin. Tim inspeksi dan penyegelan vaksin yang diutus oleh pemerintah pusat akan melakukan prosedur pemeliharaan, kemudian dikirimkan ke pusat logistik penyimpanan dingin yang telah ditunjuk dengan menggunakan mobil khusus untuk proses pemeriksaan dan penyegelan lanjutan, dan selama proses berlangsung akan dijaga ketat oleh pihak kepolisian.