History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pejabat Gedung Putih: Pernyataan Bersama AS-Korsel akan Menyebutkan Taiwan

  • 21 May, 2021
  • 陳柏萇
Pejabat Gedung Putih: Pernyataan Bersama AS-Korsel akan Menyebutkan Taiwan
Pejabat Gedung Putih: Pernyataan Bersama AS-Korsel akan Menyebutkan Taiwan

 (Taiwan, ROC) – Menurut pemberitaan dari Voice of America (VOA), Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in akan mengunjungi Gedung Putih pada 21 Mei 2021, waktu setempat. Menjadikannya sebagai pemimpin dunia kedua yang mengunjungi Gedung Putih selama pemerintahan Biden, setelah sebelum nya dikunjungi oleh Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. Seorang pejabat senior Gedung Putih membeberkan, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dan Moon Jae-in akan membahas mengenai Taiwan, dan tingkat kekuatan terkait Taiwan yang disebutkan dalam pernyataan bersama AS-Korsel, dinilai tidak akan kurang dari pernyataan bersama AS-Jepang beberapa waktu yang lalu.

Pada tanggal 19 Mei kemarin, Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih AS mengadakan konferensi pers terkait kunjungan Presiden Korsel, Moon Jae-in. Ketika ditanya apakah pernyataan AS-Korsel kali ini, akan menyebutkan mengenai tindakan Republik Rakyat Tiongkok (RRC) terhadap Taiwan seperti dalam pernyataan bersama AS-Jepang yang dikeluarkan setelah kunjungan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, pada bulan lalu? Pejabat senior menyampaikan, hal tersebut secara khusus akan disebutkan. Mereka juga akan menyebutkan terkait keamanan regional secara keseluruhan dan menjaga perdamaian serta stabilitas kawasan. Pejabat senior menambahkan, secara intensitas tidak akan lebih ringan dari deklarasi bersama AS-Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan memiliki kesamaan pandangan tentang tantangan yang dihadapi oleh AS dan Korsel di kawasan Indo-Pasifik. Pejabat senior juga mengemukakan, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan semuanya menghadapi tantangan yang sama, dan tantangan tersebut termasuk Negeri Tirai Bambu.

Selain itu, pejabat senior menggambarkan Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai “ironclad alliance” (aliansi yang kuat). Pembicaraan bilateral antara Moon Jae-in dan Joe Biden akan membahas nilai-nilai bersama kedua negara, seperti keamanan regional, teknologi, kesehatan, Korea Utara, perubahan iklim, dan lain-lain. Presiden AS, Joe Biden juga akan menekankan komitmen tegasnya terhadap perdamaian, keamanan serta kemakmuran Korea Selatan dan Asia Timur Laut, serta kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Bulan lalu, setelah pertemuan bilateral antara Presiden AS, Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga selesai, mereka pun menyelenggarakan konferensi pers di taman mawar Gedung Putih. Yoshihide Suga menyebutkan, jika mereka berdua telah berbicara mengenai situasi di Taiwan, serta daerah otonomi Uyghur Xinjiang. Jepang dan AS pada awalnya memang memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di selat Taiwan, serta pada pertemuan kali ini juga kembali menekankan konsensus tersebut. Dalam pernyataan bersama AS-Jepang berikutnya, berbunyi "menekankan pentingnya perdamaian dan stabilitas di selat Taiwan dan mendorong penyelesaian damai masalah kedua selat". Merupakan pertama kalinya memasukkan Taiwan dalam pernyataan bersama para pemimpin Amerika Serikat dan Jepang setelah tahun 1969 yang lalu.

Komentar

Terbarumore