History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Masih Menanti Undangan WHA, Kemenlu Minta Negara Sahabat Dukung Taiwan

  • 19 May, 2021
  • 曾秀情
Masih Menanti Undangan WHA, Kemenlu Minta Negara Sahabat Dukung Taiwan
Masih Menanti Undangan WHA, Kemenlu Minta Negara Sahabat Dukung Taiwan

(Taiwan, ROC) Menjelang sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA), Taiwan belum kunjung menerima undangan, Kemenlu hari Rabu ini (19/5) menyampaikan, pemerintah akan berlanjut mengupayakan hingga detik terakhir, saat bersamaan meminta agar negara sahabat mengusulkan kepada secretariat WHO untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam WHO.

Pagi hari Rabu ini (19/5) Kemenlu mengatakan, sidang WHA akan berjalan pada tanggal 24 Mei – 1 Juni secara virtual, Taiwan telah menyampaikan niat menghadiri sidang dengan berstatus sebagai negara pengamat dan telah mengupayakan dukungan terbesar dari komunitas internasional. Mendapat hambatan dari pihak RRT, WHO tetap memposisikan diri dengan sikap kaku dan hingga saat ini berlum mengundang Taiwan menghadiri sidang yang akan berlangsung, akan tetapi pemerintah Taiwan akan mengupayakan hingga detik terakhir, terus mengimbau agar WHO peduli dengan partisipasi Taiwan dan pentingnya mekanisme kesehatan global.

Kemenlu mengemukakan, sebelum sidang WHA berjalan, pada hari yang sama akan menggelar acara penyambutan pejabat tinggi, melalui pengaturan jadwal rapat pertemuan dan kata sambutan dari Sekjen WHO kemudian berlanjutb dengan rapat pembahasan dalam sidang WHA, para setiap perwakilan negara akan berbicara sesuai dengan agenda yang telah diatur. Kemenlu telah meminta kepada negara sahabat agar mengusulkan “mengundang Taiwan dengan status sebagai negara pengamat menghadiri sidang WHA” yang dapat disampaikan kepada sekretariat WHO, mengusulkan perihal ini sebagai item tambahan dalam rapat pertemuan sidang WHA.

Kemenlu mengatakan, tahun ini komunitas internasional tidak berhenti menyuarakan agar Taiwan ikut berpartisipasi, Kemenlu dengan berbagai cara mengapresiasi negara sahabat yang mendukung. Sementara ada beberapa negara sahabat melalui usulan, surat resmi atau rapat pertemuan tingkat tinggi dan di platform sosial media menyerukan dukungan terhadap Taiwan.

Kemenlu mengemukakan, semakin banyak negara yang memiliki pandangan sepaham dengan instansi tingkat tinggi menyuarakan dukungan untuk Taiwan, seperti interpelasi dalam kongres, penyampaian pernyataan publik dan lainnya, terutama setelah Presiden AS Joe Biden menjabat dukungan untuk Taiwan semakin kuat. Selain itu, Kemenlu juga menyampaikan, dalam pertemuan G7 juga memberikan dukungan nyata terhadap Taiwan untuk ikut serta dalam forum WHO dan WHA. Tahun ini dalam kongres parlemen Prancis, Denmark dan Slovakia dalam rapat pertemuan komite luar negeri semapat memberikan dukungan kepada Taiwan, bahkan menggelar pertemuan lintas kongres memperluas dukungan untuk Taiwan.

Kemenlu mengatakan, bersikap kooperatif dengan masa sidang WHA, Taiwan juga menggelar pertemuan pembahasan kesehatan publik, mempromosikan Taiwan Can Help. Kerangka Kerjasama Pelatihan Global(GCTF) kemarin (18/5) mengadakan pertemuan internasional membahas “Tantangan dan Pengalaman Vaksinasi -Kesehatan Publik”, dalam rapat pertemuan mendiskusikanb pendistribusian vaksin dan efektivitas vaksinasi, beberapa negara anggota dan Taiwan saling bertukar pengalaman tentang pencegahan pandemi. Kemenlu menambahkan, bersikap kooperatif dengan WHO tahun ini mengatur “tahun perawat internasional”, Internasional Cooperation and Development Fund (ICDF) pada tanggal 25 Mei mendatang pukul 7 malam hari akan menggelar rapat peninjauan secara virtual mengenai “pengendalian pandemi di bawah mekanisme kesehatan umum: layanan medis tetap aktif beroperasi”, hasil rancangan perawatan medis yang dijalankan Taiwan dibagikan kepada komunitas internasional.

Komentar

Terbarumore