History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Warga Tetap Tenang, Vaksin akan Tiba di Taiwan Secara Bertahap

  • 18 May, 2021
  • 尤繼富
Presiden Tsai Ing-wen: Warga Tetap Tenang, Vaksin akan Tiba di Taiwan Secara Bertahap
Presiden Tsai Ing-wen: Warga Tetap Tenang, Vaksin akan Tiba di Taiwan Secara Bertahap

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 15 Mei 2021 kemarin, Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) dan Ketua Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), Chen Shih-chung (蘇貞昌) meningkatkan status kewaspadaan pandemi COVID-19 di dalam negeri.

Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dan Perdana Menteri Su Tseng-chang melakukan kunjungan ke CECC pada Selasa hari ini (18/5), guna memastikan perkembangan produksi vaksin dalam negeri. Setelah mendengarkan pengarahan, Kepala Negara pun menyampaikan pendapatnya.

Presiden Tsai menyampaikan, situasi penularan pandemi COVID-19 di Taiwan kian memanas. Dirinya dan PM Su Tseng-chang akan terus menyemangati seluruh personil CECC. Keduanya juga terus memantau dan mempelajari seluruh perkembangan perihal produksi pengembangan vaksin dalam negeri.

Kepala Negara berharap, vaksin dalam negeri dapat mulai dipasok pada akhir bulan Juli mendatang. Di samping itu, otoritas Taiwan juga telah memesan vaksin dari luar negeri dan mulai didatangkan satu per satu. Presiden Tsai Ing-wen sekali lagi mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Keduanya telah memasuki uji klinis tahap akhir. Dengan kata lain ini adalah akhir dari tahap kedua dalam proyek pengembangan dan penelitian. Pemerintah akan selalu mendukung dan memberikan bantuan, serta akan mengevaluasi kualitas dari vaksin kami. Kami harap, gelombang pertama vaksin dalam negeri dapat mulai dipasok pada akhir bulan Juli mendatang. Jumlah permintaan warga terhadap penyuntikan vaksin akhir-akhir ini meningkat, dan sebagian besar dari mereka rela merogoh kocek pribadi. Kami juga telah membatasi kuantitas penyuplaian vaksin yang didanai oleh kantong pribadi. Namun demikian, Ketua CECC telah mengumumkan bahwa Taiwan telah memesan vaksin dari luar negeri dan akan tiba di Taiwan secara bertahap. Saya harap, seluruh warga tetap tenang.”

Kepala Negara tetap mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu berjaga-jaga terhadap penularan COVID-19, dan senantiasa mengikuti arahan dari CECC. Presiden Tsai juga menyampaikan untuk sedapat mungkin mencadangkan sumber daya medis bagi pasien yang berada dalam situasi darurat.

CECC telah meluncurkan stasiun karantina terpusat, dengan staf medis yang telah ditingkatkan menjadi 24 jam. Stasiun karantina terpusat ini akan digunakan oleh para pasien yang memiliki gejala ringan atau asimtomatik.

PM Su Tseng-chang juga diminta untuk mengkoordinasi seluruh tim administrasi guna membantu mempromosikan informasi pencegahan pandemi yang benar, dan melakukan segala upaya untuk melakukan investigasi terhadap pihak-pihak yang sengaja menyebarkan informasi palsu.

Pemerintah pusat akan bekerja sama dengan pemerintah di daerah untuk mencari solusi terbaik dalam menanggulangi penyebaran virus korona dalam negeri.

Selain itu, media Central News Agency (CAN) mewartakan bahwa obat anti epidemi yang dikembangkan oleh Taiwan “NRICM101” terjual habis di luar negeri. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) juga telah menyetujui otorisasi darurat dan telah ada 2 perusahaan farmasi yang mengajukan. Pihak berwenang memperkirakan akan merilis lisensi darurat pada pekan ini.

Ko Fu-yang (柯富揚), Ketua National Union of Chinese Medical Doctors Association menyampaikan, obat “NRICM101” telah mendapatkan izin ekspor, serta laku dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Ko Fu-yang menambahkan, pihaknya telah menggelar rapat dengan MOHW, untuk membahas kapan obat ini bisa dirilis di dalam negeri.

Komentar

Terbarumore