(Taiwan, ROC) -- Penularan domestik COVID-19 meluas di Taiwan sehingga berdampak juga pada penyimpanan darah. Berdasarkan data Yayasan Donor Darah Taiwan, hingga hari ini (15/5) pagi, simpanan persediaan darah semua golongan darang cukup rendah, terlebih untuk Taipei yang simpanan golongan darah ! menipis, Taichung krisis golongan darah AB, kebanyakan hanya kurang dari 4 hari kebutuhan, untuk itu masyarakat diimbau mendonorkan darah.
Memanasnya penyebaran domestik COVID-19 membuah keinginan masyarakat untuk keluar rumah turun drastis, hal ini juga mempengaruhi kesediaan untuk mendonorkan darah, tetapi kebutuhan pihak rumah sakit akan darah tetap ada baik untuk operasi dan lain sebagainya, dengan demikian penyimpanan persediaan darah lebih banyak keluar daripada masuk, lampu peringatan sudah bersinar merah.
Berdasarkan data Yayasan Donor Darah Taiwan, hingga pagi tadi (15/5) persediaan darah di seluruh Taiwan sangat minim, terutama untuk Taipei yang persediaan darah golongan A dan Taichung golongan darah AB hanya tersisa kurang dari 4 hari saja. Situasi persediaan darah di berbagai wilayah Taiwan saat ini hanya cukup untuk 4 – 7 hari saja, berada di bawah penyimpanan persediaan darah yang aman yaitu di atas 7 hari.
Yayasan Donor Darah mengemukakan, selama masa epidemi, staf yang bertugas akan mengenakan masker selama proses pengambilan darah, bahkan untuk personil yang berada di garis terdepan akan mengenakan pakaian pelindung pencegahan epidemi, selain itu juga selalu mensterilkan tangan, mengukur suhu tubuh dan terdata lengkap. Bersamaan dengan itu tindakan disinfektan lingkungan sekitar juga diperkuat, untuk itu mengimbau masyarakat agar dapat mendonorkan darah.
Yayasan Donor Darah Taiwan juga mengingatkan, bagi mereka yang pernah terpapar dan yang sempat berinteraksi dekat dengan penderita COVID-19 diharapkan setelah 28 hari dinyatakan bebas baru menyumbangkan darah.