(Taiwan, ROC) -- Rapat Yuan Legislatif yang digelar pagi hari tadi (14/5) membahas kelanjutan dari rancangan Resolusi Taiwan dalam WHA yang diajukan Fraksi Partai Progresif Demokratif, dari Fraksi Partai Komintang juga mengajukan rancangan resolusi yang menyerupai, dan rancangan ini dengan mulus diloloskan oleh Ketua Yuan Legislatif Yu Shyi-kun (游錫堃).
Isi resolusi yang diajukan Fraksi Kuomintang mengemukakan, Taiwan selama 8 tahun berturut-turut sejak tahun 2009 dengan diwakili menteri dan perwakilan turut dalam sidang WHA, tetapi dalam situasi khusus internasional beberapa tahun terakhir ini sudah tidak mendapat undangan hadir. Sekarang ini di seluruh dunia termasuk Amerika, Jepang, Jerman, Perancis dan banyak negara lainnya yang memberikan dukungan bagi Taiwan untuk turut berpartisipasi, meminta Presiden Tsai Ing-wen dan Kementerian Luar Negeri untuk mengirimkan surat resmi proposal permintaan pemulihan status dari Republik Tiongkok – Taiwan dalam WHA.
Selain itu, dalam resolusi juga mengungkit, beberapa hari terakhir ini penularan domestik COVID-19 Taiwan memanas, tidak menutup kemungkinan tingkat kewaspadaan pencegahan epidemic ditingkatkan menjadi level 3, tetapi vaksin yang didapati Taiwan jauh dari cukup, Kementerian Luar Negeri seharusnya berupaya keras menghubungi Amerika Serikat, Jerman dan negara-negara sahabat Taiwan lainnya untuk membantu mendapatkan vaksin Moderna dan BNT untuk menjamin hak kesehatan bagi rakyat Taiwan.
Sedangkan resolusi yang diajukan DPP selain berterima kasih pada negara-negara yang telah memberikan suara dukungan bagi Taiwan, juga mengutuk tindakan Daratan Tiongkok menghalangi Taiwan, untuk itu meminta WHO agar dapat mengundang Taiwan agar dapat berpartisipasi yang mana keikutsertaan Taiwan memiliki makna bagi global dalam melakukan pencegahan dan menghadapi epidemi bersama.