(Taiwan, ROC) -- Legislator DPP (Democratic Progressive Party) Lin Chu-yin (林楚茵), Chen Su-yueh (陳素月), Tiō Thian-lîn (趙天麟) , dan lainnya mengadakan konferensi pers mengenai “Perihal Dokumen Eksternal yang dengan berani menunjukkan nama Taiwan, kenapa Paspor bisa diterapkan tetapi SIM (Surat Izin Mengemudi) Internasional tidak?.” Lin Chu-yin (林楚茵) mengemukakan, SIM Internasional adalah sertifikat identitas lain yang digunakan oleh masyarakat Taiwan selain paspor di ruang internasional, tetapi mengapa versi SIM saat ini bertuliskan “Republic of China / Republik Tiongkok”, “banyak orang hanya melihat kata China”, dan tidak terlihat tanda-tanda tentang Taiwan pada SIM tersebut. Lin Chu-yin (林楚茵) menyampaikan, kata “Taiwan” telah ditambahkan pada sampul depan paspor, diharapkan juga dapat tertera dengan jelas di SIM internasional, sehingga orang-orang dari luar negeri dapat lebih akurat dan cepat mengidentifikasi jika kita berasal dari Taiwan, dan tidak ada hubungan sama sekali dengan Tiongkok.
Komisaris Kementerian Perhubungan (MOTC) Taiwan, Li Zhao-xian (李昭賢) yang menghadiri konferensi pers tersebut menuturkan, karena paspor telah tertera kata Taiwan, maka “MOTC pada prinsipnya mendukung kelayakan dalam menambahkan kata Taiwan ke SIM internasional”. Namun, Li Zhao-xian (李昭賢) membeberkan, format SIM internasional saat ini sesuai dengan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Lalu Lintas Jalan. Oleh karena itu, MOTC akan menindaklanjuti dan akan membahas kelayakan penambahan kata Taiwan tersebut dengan Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan, “Kami akan menanganinya secepat mungkin.”