(Taiwan, ROC) Hari Bumi Sedunia jatuh pada tanggal 22 April, pemerintah dalam rangka menanggapi program peduli ramah lingkungan yang dicanangkan Uni Eropa, kemarin (21/4) kantor perwakilan Republik Tiongkok di Ceko menggelar dialog membahas isu ekonomi sirkular.
Walikota Praha, Zdeněk Hřib dalam sambutannya menyampaikan, isu lingkungan perlu kerjasama internasional, Praha mendukung kebijakan ramah lingkungan yang dicanangkan Uni Eropa, direncanakan pengurangan emisi karbon berkurang 45% pada tahun 2030, dan mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Praha juga telah membentuk komite perubahan iklim lintas kementerian, ekonomi sirkular menjadi bagian rantai penting dari kebijakan pemerintahan Praha yang berkelanjutan.
Menlu Joseph Wu(吳釗燮) melalui rekaman video menyampaikan Taiwan secara aktif pengembangan tenaga angin lepas pantai, diyakini pembahasan isu hijau bilateral Taiwan-Ceko akan mendapat kesepakatan.
Pertemuan yang berlangsung selama 2 jam, dihadiri mantan menteri lingkungan dan saat ini menjabat sebagai komite pembangunan ekonomi berkelanjutan dan perubahan iklim, Martin Bursík; ketua komite persiapan rapat pembahasan ekonomi sirkular, Vojtěch Vosecký; ketua pelaksana NGO- Circular Economy Institute, Soňa Jonášová dan perwakilan Taiwan dihadiri CEO Circular Taiwan Network, Charles Huang(黃育徵) dan pejabat direktorat jenderal perlindungan lingkungan lainnya, membahas beberapa topik yang berkaitan dengan ekonomi sirkular, pembuangan limbah dan kebijakan berkelanjutan.
Charles Huang mengatakan, ekonomi sirkular mampu menciptakan peluang bisnis, ia menyarankan agar kemitraan Taiwan-Ceko memperdalam kerjasama di bidang ekonomi sirkular.