(Taiwan, ROC) -- Vaksin AstraZeneca(AZ) mulai diberikan kepada masyarakat umum pada hari Rabu ini (21/4), suntikan vaksin AZ berbayar mulai diterapkan di berbagai rumah sakit, pagi-pagi sudah mulai banyak warga yang mengantri untuk mendapat vaksin ini. Sebagian besar warga yang menerima vaksin berbayar adalah mereka yang akan keluar negeri, walaupun ada kabar bahwa setelah vaksin COVID-19 ada efek samping, tetapi jika dibandingkan dengan risiko terinfeksi maka beranggapan lebih baik mendapat vaksin agar lebih aman terjamin.
Vaksinasi AZ untuk umum dan berbayar mulai berjalan pada tanggal 21 April, di seluruh Taiwan ada 31 rumah sakit rujukan yang mulai menerima warga yang ingin mendapat vaksin ini, masing-masing dari rumah sakit pada tanggal 19 April lalu telah membuka registrasi secara online melalui situs resmi rumah sakit, hari ini setiap rumah sakit hampir dipenuhi dengan antrian warga yang ingin mendapatkan vaksin. Hasil pendataan dari Pusat Komando Epidemi Sentral(CECC), dari 23 rumah sakit yang memberikan vaksin pada Rabu ini (21/4) ada lebih dari 1400 orang yang mendaftar, untuk minggu ini jumlah orang yang registrasi untuk vaksinasi mencapai hampir 4000 orang.
Pagi-pagi (21/4), warga mulai antri untuk mendapatkan vaksin, salah seorang warga bermarga Hung di Far Eastern Memorial Hospital mendapat wawancara dari media dan menyampaikan, setelah mendapat vaksin, tidak merasa ada kelainan atau gejala apapaun, mendapat vaksin pada kesempatan pertama karena merencanakan beberapa bulan ke depan akan bekerja di luar negeri, walaupun ada isu setelah menerima vaksin AZ berkemungkinan ada efek samping, setelah dipertimbangkan dan beranggapan mendapat vaksin lebih aman terjamin maka setelah menerima vaksin baru keluar negeri akan lebih aman. Ia mengatakan, “Mendengar kabar setelah mendapat vaksin berkemungkinan ada efek samping, tetapi setelah dipertimbangkan, karena keluar negeri, karena saya akan ke beberapa negeri, probabilitas terinfeksi dan efek samping setelah vaksin, merasa lebih aman setelah mendapat vaksin.”
Apakah meragukan kebijakan vaksinasi berbayar? Bapak Hung tidak beranggapan demikian, jika dibandingkan dengan biaya vaksin di luar negeri, biaya vaksinasi di Taiwan sebesar NT$ 600 sudah termasuk murah.
Selain itu, di klinik rumah sakit juga ada warga asing yang bekerja di Taiwan, karena pekerjaan maka bermaksud mendapat vaksin berbayar. CECC pada tahap pertama menyediakan 10.000 dosis vaksin berbayar terbuka untuk umum, selanjutnya akan melihat situasi perkembangan baru menilai apakah akan menambah dosis pemberian vaksin, mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Vaksin AZ dalam kemasan banyak dosisi, 1 botol rata-rata dapat diberikan kepada 10,6 orang, setelah dibahas oleh CECC dan Direktorat Jenderal Kesehatan maka mengadopsi metode yang lebih fleksibel, misalkan pada hari tersebut ada 8 orang yang akan disuntik maka pihak rumah sakit akan membuka 1 botol vaksin, paling minimal ada 6 orang untuk 1 botol vaksin, diharapkan agar semakin banyak warga yang mendapatkan vaksin agar dapat mengoptimalkan fungsi vaksinasi.