(Taiwan, ROC) -- Citi bank mengumumkan keluar dari layanan perbankan konsumen Taiwan dengan alasan yang berbeda. Ketua Komisi Pengawasan Keuangan (FSC) Thomas Huang dalam rapat komite keuangan Yuan Legislatif tanggal 21 April, ketika menjawab pertanyaan legislator menyampaikan, ada 4 alasan utama yang dirangkum, alasan tanggal 21 April menyampaikan, setelah krisis keuangan, lembaga keuangan multinasional di seluruh dunia menyesuaikan kembali strateginya. Selain masalah operasional di negara asalnya, mereka juga berharap menemukan keuntungan jangka panjang dan harga saham. Selain itu, biaya berdasarkan peraturan hukum di negara penempatan seperti biaya pembiayaan konsumen yang mengalami peningkatan, ditambah dengan adanya perkembangan digitalisasi dan semakin ketatnya daya saing bank nasional di berbagai negara, sehingga Citigroup tidak hanya menarik diri dari Taiwan, tetapi juga dari beberapa negara lainnya.
Namun, pemberitahuan penarikan diri dari Citi di Taiwan pada FSC hanya selang 1 hari sebelum pelaksanaan hal ini mengundang ketidakpuasan dari legislator. Legislator dari Partai Kuomintang (KMT) Tseng Ming-chung (曾銘宗) mengungkapkan, ini bukan sikap bank asing yang menghormati otoritas lokal. Citi yang bersikap tergesa-gesa sekali menarik diri, membuat FSC semakin perlahan melakukan peninjauan untuk memastikan hak-hak nasabah dan hak bagi 4.000 karyawan Citi. Thomas Huang juga mengemukakan bahwa dia pasti akan meminta Citi untuk melakukan beberapa hal sebelum mengizinkan mereka untuk menarik diri.
Tseng Ming-chung juga menegaskan, Citigroup menarik diri dari nasabah perorangan Taiwan, tetapi tetap mempertahankan bisnis keuangan korporatnya, dengan perhitungan banyak pelanggan beraset tinggi Taiwan. Thomas Huang juga mengungkapkan bahwa hal ini juga diawasi ketat oleh FSC.