(Taiwan, ROC) Negara sahabat Taiwan, Saint Vincent dan Grenadines dilanda bencana gunung meletus. Kemenlu pada hari Kamis ini (4/15) menyampaikan, Taiwan selain mengumumkan pada kesempatan pertama akan memberikan sumbangan dana bantuan senilai US$ 300.000 untuk Saint Vincent dan Grenadines, di masa mendatang juga akan berlanjut memberikan bantuan terkait yang dibutuhkan oleh negara ini.
Jubir Kemenlu Joanne Ou pada kemarin malam menyampaikan, gunung berapi La Soufriere di kawasan Utara dari pulau Saint Vincent meletus pada tanggal 9 April, atas dasar hubungan persahabatan antara pemerintah Taiwan dengan negara ini maka bermaksud memberikan bantuan kemanusiaan, selain Menlu Joseph Wu via telepon menyampaikan bahwa mewakili pemerintah Taiwan dan warga Taiwan ikut simpati kepada PM Saint Vincent dan Grenadine, Ralph Gonsales, juga pada kesempatan pertama mengumumkan Taiwan menyumbangkan dana untuk pertolongan pertama senilai US$ 300.000 (atau setara dengan NT$ 8,53 juta), menyampaikan kepada warga Saint Vincent dan Grenadines bahwa persahabatan yang kokoh saling berbagi suka dan duka.
Jubir Kemenlu Joanne Ou mengatakan, setelah kejadian gunung berapi meletus, mendapat sorotan dari dunia internasional, mencakup Taiwan, Inggris, AS, Kanada dan negara-negara di sekitarnya seperti Belize, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, dan Barbados juga ikut memberikan bantuan. Jubir Kemenlu Joanne Ou mengatakan, setelah bencana ini terjadi, kantor perwakilan Republik Taiwan setempat mengaktifkan sistem tanggap darurat, untuk memastikan perantauan Tionghoa yang menetap di negara ini dalam keadaan selamat. Kemenlu akan terus mengikuti situasi perkembangan ini dan berharap kondisi akibat bencana gunung meletus dapat segera pulih dan aktivitas warga Saint Vincent dan Grenadine dapat berjalan dengan normal kembali.