(Taiwan, ROC) – Prosesi Arak-Arakan Dewi Matsu yang merupakan salah satu dari 3 kegiatan religious besar dunia berlangsung pada tanggal 9 April 2021 tengah malam, selain antusias dari peserta dan masyarakat, agar dunia dapat merasakan pesona dari Arak-Arakan Dewi Matsu, untuk tahun ini disiarkan langsung melalui 11 bahasa dari Radio Taiwan Internasional.
Arak-Arakan Dewi Matsu Dajia-Taichung merupakan kegiatan tahunan besar Taiwan,. Dalam kegiatan selama 9 hari 8 malam yang dipartisipasi oleh jutaan warga Taiwan datang dari berbagai pelosok, dengan beragam karnaval untuk meramaikan festival budaya religius ini.
Kegiatan Arak-Arakan Dewi Matsu untuk tahun ini terdapat inovasi baru, yang mana sebelum prosesi Arak-Arakan berlangsung, RTI dalam 11 bahasa yaitu Inggris, Rusia, Perancis, Spanyol, Jerman, Kanton, Jepang, Korea, Thailand, Indonesia dan Vietnam menyiarkan secara langsung ke penjuru dunia, memperkenalkan kisah sejarah dari Arak-Arakan Dewi Matsu agar dunia lebih memiliki kesempatan mengenal kegiatan ini dan lebih mengenal Taiwan, bersamaan dengan itu juga dapat merasakan pesona dari kegiatan ini.
Chairperson RTI Ibu Luping dan President RTI Bapak Chang Chen juga secara khusus datang dan bersama seluruh rekan RTI turut dalam kegiatan ini. Ms Luping mengatakan, Matsu adalah Dewa pelindung Taiwan yang penting, terlebih sekarang ini dunia tengah menghadapi serangan pandemi, RTI melalui sumber daya yang ada memberitahukan pada warga dunia bahwa kekuatan stabilitas ini melambangkan posisi penting Taiwan di dunia.
Chairperson RTI Ibu Luping mengatakan, “Berharap orang-orang di tiap pelosok dunia dapat terlepas dari pandemi, semua dapat hidup bahagia dan sejahtera, ini merupakan semangat yang sangat penting dari Taiwan, dari kegiatan Arak-Arakan Dewi Matsu dapat sepenuhnya mengekspresikan semangat ini. RTI memiliki sumber day aini, pada kesempatan yang sangat tepat untuk menyiarkan dalam 11 bahasa agar dunia mengetahui makna dari Taiwan.”
Begitu prosesi Arak-Arakan Dewi Matsu dimulai, puluhan ribu umat dan masyarakat bergerak mengikuti Arak-Arakan Tandu Dewi Matsu ini, dan ketika melewati podium penyiaran multi bahasa RTI juga secara khusus memberikan penghormatan. Melalui RTI, kemeriahan festival budaya religius menjadi kekuatan lembut budaya Taiwan yang unik disebarkan ke dunia.