(Taiwan, ROC) --- Kecelakaan yang menimpa Taroko Express 408 adalah yang terburuk selama 70 tahun belakangan. Pada tanggal 4 April 2021, Menteri Perhubungan (MOTC) – Lin Chia-lung (林佳龍) diberitakan telah menyampaikan surat pengunduran diri dan menekankan akan memikul seluruh tanggung jawab politik.
Namun demikian, suara menentang datang dari asosiasi masyarakat pada tanggal 6 April 2021, meliputi pelaku usaha akomodasi, jasa perjalanan dan penginapan.
Selaku Ketua Asosiasi Jasa Penginapan Kota Hualien, Chen Yi-feng (陳義豐) menyampaikan, mengapa Menteri harus langsung mengundurkan diri, setelah peristiwa nahas yang diakibatkan kelalaian parkir terjadi? Apakah ke depannya, jika ada kendaraan yang sembarang parkir, kemudian menimbulkan korban jiwa, maka Menteri Perhubungan harus mengundurkan diri?
Ketua Asosiasi Jasa Perjalanan, Hsiao Po-jen (蕭博仁) menyampaikan, dirinya sudah lebih dari 30 tahun berkecimpung di bisnis travel dan melewati 15 masa kepemimpinan Menteri Perhubungan. Pada masa lalu, dirinya hanya bias bertemu dengan Ketua Biro Pariwisata, tidak ada Menteri yang mudah digapai, layaknya Lin Chia-lung. Apalagi Beliau sangat paham dengan kondisi pariwisata dalam negeri.
Di tengah masa COVID-19, sebagian besar pelaku usaha pariwisata masih dapat bertahan, dikarenakan sumbangsih yang diberikan oleh Lin Chia-lung. Hsiao Po-jen berharap agar Yuan Eksekutif dapat mempertahankan posisi Lin Chia-lung menjabat Menteri Perhubungan Republik Tiongkok (ROC).
Hsiao Po-jen mengatakan, “Sebelumnya, tidak mungkin bagi kami yang bergerak di industri ini, dapat menemui pejabat setingkat menteri. Namun, setelah Lin Chia-lung menjabat, dirinya aktif mengikuti rapat pembahasan bersama dengan asosiasi kami. Hal ini tentu memberikan bantuan besar bagi industri pariwisata. Jarang sekali bagi kamu untuk bias menemukan menteri sebaik dirinya. Dan jika karena adanya peristiwa kecelakaan yang mengharuskan dirinya mundur dari jabatan, seluruh penggiat sektor pariwisata tentu tidak rela. Kami berharap dapat membantu Lin Chia-lung untuk tetap mempertahankan posisi Menteri Perhubungan.”
Di lain pihak, saat Sidang Interpelasi Yuan Legislatif dibuka hari ini, legislator Partai Kuomintang (KMT) menyerukan referendum, yang meminta agar Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌), Menteri Perhubungan (MOTC) Lin Chia-lung dan Perwakilan Ketua Taiwan Railways Administration (TRA) 祁文中, untuk mundur dari jabatan mereka.
Partai KMT juga meminta Yuan Legislatif untuk membentuk “Komite Pembahasan Kecelakaan Taroko Express 408”, guna mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan mencari pihak yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini.
Tsai Chi-chang (蔡其昌), selaku Wakil Ketua Yuan Legislatif pun menanyakan kepada anggota rapat terkait persetujuan ini. Dari hasil pemungutan suara, terdapat 33 suara setuju, 66 menolak dan 7 lainnya abstain. Dengan demikian ini, permintaan anggota legislator Partai KMT pun ditolak.