History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tragedi Taroko / CECC: Program Khusus Kembali ke Taiwan Bagi Anggota Keluarga Korban Kereta Taroko

  • 05 April, 2021
  • 譚雲福
Tragedi Taroko / CECC: Program Khusus Kembali ke Taiwan Bagi Anggota Keluarga Korban Kereta Taroko
Tragedi Taroko / CECC: Program Khusus Kembali ke Taiwan Bagi Anggota Keluarga Korban Kereta Taroko

        (Taiwan, ROC) – Hari Jumat tanggal 2 April terjadi kecelakaan pada kereta api jenis Taroko nomor 408. Guna memberikan kemudahan bagi anggota keluarga korban yang tengah berada di luar negeri, untuk dapat kembali ke Taiwan dalam rangka menjenguk atau menjalani proses upacara duka cita yang harus dilakukan, maka pihak Pusat Komando Epidemi Sentral mengusung program khusus bagi yang hendak kembali ke Taiwan, dan telah diumumkan kepada publik pada hari Minggu malam tanggal 4 April. Pihak CECC menyampaikan bagi mereka yang tidak memiliki gejala sakit, maka diizinkan untuk tidak mengajukan hasil tes uji asam nukelat negatif yang memiliki masa berlaku 3 hari saat hendak naik pesawat, namun diwajibkan untuk mengisi “Surat pernyataan masuk pengunjung”, mencatatkan tulisan “Program bantuan khusus tragedi 0402” di atasnya, sehingga memudahkan pihak maskapai penerbangan dalam memberikan bantuan saat melakukan check in di counter bandara. Selain itu, di hari H saat naik pesawat, setiap penumpang diwajibkan menyelesaikan pengisian data “Sistem karantina pandemi masuk negara” lewat telepon HP pribadi masing-masing secara online, serta sekaligus menghubungi instansi pemerintah daerah yang hendak dikunjungi sehubungan dengan pengaturan proses karantina mandiri di rumah setelah tiba di Taiwan.

        Setelah masuk ke Taiwan, guna bisa mendapatkan pesan digital dari pihak pemerintah, maka penumpang diwajibkan memiliki SIM Card nomor telepon dalam negeri. Bagi yang tidak memiliki gejala sakit, maka akan dijemput oleh taksi khusus pencegahan pandemi yang telah diatur oleh pihak bandara ke rumah sakit Taoyuan milik Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan untuk menjalani tes pemeriksaan, baru kemudian kembali naik taksi serupa atau mobil khusus menuju tempat tujuan yang hendak didatangi. Bagi mereka yang memiliki gejala sakit, harus menjalani proses yang diberlakukan oleh pihak CECC terkait pengambilan sampel untuk tes uji dan kemudian ditempatkan dalam lokasi karantina terpadu, setelah melalui tes uji yang kedua kali dan hasilnya negatif, baru dapat naik ke taksi khusus pencegahan pandemi atau mobil khusus menuju tempat tujuan yang hendak didatangi.

        Terkait karantina mandiri, maka yang bersangkutan harus menjalani tes uji di hari ke nol hingga hari ke empat setelah tiba di Taiwan, setelah mendapatkan hasil tes uji negatif yang memiliki masa berlaku 2 hari, maka dapat mengajukan diri kepada pihak instansi kesehatan setempat untuk bisa melakukan kegiatan menjenguk atau mengurus proses upacara duka cita. Namun bagi mereka yang baru menjalani tes uji di hari ke lima dan selanjutnya, maka usai mendapatkan hasil tes uji negatif yang memiliki masa berlaku 3 hari, baru dapat mengajukan diri kepada pihak instansi kesehatan setempat utuk bisa melakukan kegiatan menjenguk atau mengurus proses upacara duka cita. Selanjutnya, bagi yang memiliki kebutuhan untuk ke luar dari lokasi karantina mandiri, maka harus mengikuti prosedur seperti yang disebutkan di atas, dan tidak dibatasi jumlah pengajuannya. Peraturan lainnya yang harus dipatuhi adalah baik bagi mereka yang hendak menjenguk, mengikuti prosesi duka cita dan yang terkait lainnya, setiap hari hanya diizinkan melakukan kunjungan satu kali, setiap kali kunjungan hanya boleh selama 4 jam tidak termasuk waktu perjalanan yang dibutuhkan, dan dilarang untuk menginap.

        Pihak CECC menjelaskan bagi pengunjung yang telah tiba di Taiwan melalui program khusus ini, seluruh biaya pemeriksaan, termasuk biaya administrasi di rumah sakit, biaya pengobatan, semuanya akan ditanggung oleh pihak CECC.

Komentar

Terbarumore