(Taiwan, ROC) – Kereta api jenis Taroko yang tengah melaju menuju Hualien, mengalami kecelakaan pada hari Jumat tanggal 2 Maret . Badan Pemadam Kebakaran pada hari Jumat Tanggal 2 Maret malam hari menyampaikan jika pihaknya juga tekah melakukan koordinasi dengan instansi petugas pemadam kebakaran pemerintah Hualien, melakukan pengumpulan dan konfirmasi bukti, dan menemukan ada satu kantung plastik yang hanya berisi seonggok daging dan dihitung sebagai satu mayat korban, serta ditempeli nomor urut korban. Adanya kesalahan penomoran tersebut, maka usai penyelidikan lebih lanjut, jumlah korban tewas akibat tragedi kecelakaan kereta Taroko, yang awalnya adalah sebanyak 51 orang, diubah menjadi 50 orang, 48 di antaranya tewas di lokasi setempat, sementara 2 orang lainnya dinyatakan meninggal saat dilarikan ke rumah sakit.
Pihak NFA juga menyebutkan setelah melalui 2 tahap pemeriksaan, dipastikan tidak ada orang yang terkurung dalam rongsokan kereta, semua anggota satuan tim penolong juga dibebastugaskan, yang tersisa hanya satuan khusus NFA dan penyelidik khusus Hualien yang tengah memberikan pelayanan bantuan penanganan lokasi kejadian, sementara pihak satuan militer juga telah kembali ke tempat tugas asalnya usai menyerahkan peralatan tata lampu yang dibutuhkan.