(Taiwan, ROC) -- Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Palau, jarang sekali terlihat dapat mengunjungi Taiwan bersama dengan Presiden Palau, Surangel Whipps Jr., dan karenanya hal tersebut banyak menarik perhatian dari dunia luar. Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, pada tanggal 1 April, waktu setempat mengemukakan, Taiwan adalah pemimpin dalam demokrasi, dan AS berkomitmen untuk memperdalam hubungan dengan Taiwan dan akan mempertimbangkan untuk mempromosikan pertukaran kunjungan oleh pejabat tingkat tinggi dalam hubungan bilateral di masa mendatang.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan, Joanne Ou (歐江安) pada hari ini (Jumat, 2 April 2021) menyampaikan, kami telah memperhatikan pidato persahabatan yang dibuat oleh juru bicara Deplu AS, Ned Price untuk Taiwan, dan MOFA mengucapkan terima kasih. Joanne Ou (歐江安) juga menegaskan kembali, memperkuat dan meningkatkan hubungan Taiwan-AS secara komprehensif selalu menjadi tujuan dari upaya jangka panjang pemerintah Taiwan. Dalam beberapa tahun terakhir, pendalaman hubungan Taiwan-AS terlihat jelas bagi semua orang, dan pemerintah Taiwan akan terus memperdalam hubungan Taiwan-AS.
Joanne Ou (歐江安) mengatakan, ” Pemerintah Taiwan akan terus mengambil sikap pragmatis, menjunjung tinggi prinsip saling percaya, dan saling menguntungkan, serta menjaga komunikasi yang erat dengan AS. Mencari lebih banyak peluang untuk kerja sama, dan selangkah demi langkah, terus memperdalam kemitraan kerja sama antar Taiwan dan AS di berbagai bidang.”
Presiden Palau, Surangel Whipps Jr memimpin delegasi untuk mengunjungi Taiwan pada 28 Maret yang lalu, mempromosikan gelembung wisata Taiwan dan Palau, Duta Besar AS untuk Palau, John Hennessey-Niland pun turut datang menemaninya. Jubir Deplu AS, Ned Price menggelar konferensi pers pada tanggal 1 April kemarin, saat menanggapi pertanyaan media, mengenai pesan apakah yang ingin disampaikan kepada Negeri Tirai Bambu, dengan hadirnya John Hennessey-Niland ke Taiwan? Serta apakah pemerintah Biden akan melanjutkan kebijakan pemerintahan Trump, yakni mencabut pembatasan kunjungan pejabat AS ke Taiwan? Ned Price mengemukakan, AS berkomitmen untuk memperdalam hubungan dengan Taiwan. Sebagai pemimpin dalam demokrasi, Taiwan adalah mitra ekonomi dan keamanan AS yang penting dan yang utama. AS akan terus berinteraksi dengan Taiwan, menggunakan cara yang sesuai dengan “Kebijakan Satu Tiongkok” jangka panjang, dalam mempromosikan hubungan tidak resmi antara AS-Taiwan, dan memungkinkan kedua belah pihak dapat melakukan pertukaran pandangan atau pendapat yang substantif tentang masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama, serta mempertimbangkan kesempatan bagi pejabat tingkat tinggi dapat mengunjungi Washington dan Taipei.