History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ucapan Belasungkawa Presiden Tsai Ing-wen Bagi 2 Perwira MND yang Gugur Saat Bertugas

  • 23 March, 2021
  • 尤繼富
Ucapan Belasungkawa Presiden Tsai Ing-wen Bagi 2 Perwira MND yang Gugur Saat Bertugas
Ucapan Belasungkawa Presiden Tsai Ing-wen Bagi 2 Perwira MND yang Gugur Saat Bertugas 圖:CNA

(Taiwan, ROC) --- Menanggapi peristiwa kecelakaan pesawat tempur milik MND kemarin (22/3), Presiden Tsai Ing-wen memberikan pernyataan resminya hari ini (23/3). Kepala Negara menyampaikan, Menteri Pertahanan Nasional (MND) telah menuju ke lokasi kejadian pada Selasa pagi untuk mengarahkan bantuan bencana yang relevan.

Di samping itu, Kepala Negara juga telah menginstruksikan MND untuk melakukan upaya semaksimal mungkin, guna mencari satu kapten lainnya dan menggelar investigasi. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan rasa belasungkawa terdalamnya kepada perwira yang tewas saat menunaikan tugas dan anggota keluarga yang ditinggal.

Dua pesawat tempur F-5E milik MND jatuh di kawasan perairan Pingtung, saat mengelar pelatihan pada Senin sore (22/3). Lo Shang-hua (羅尚樺) bertindak sebagai pilot ditemukan telah tidak bernyawa dan satu kapten lainnya - Pan Ying-chun (潘穎諄) masih berada dalam status hilang. Hingga berita ini diluncurkan, upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.
Saat menghadiri upacara peletakan baru pertama di Tri-Service General Hospital Songshan Branch (TSGH) pada hari ini (23/3), Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan rasa belasungkawa dan penyesalannya atas peristiwa memilukan yang terjadi pada Senin sore kemarin.

Beliau menambahkan, Menteri MND Chiu Kuo-cheng (邱國正) juga telah bergegas menuju Kawasan Taitung pada Selasa pagi, untuk bertemu dengan anggota keluarga yang ditinggalkan. Di samping itu Menteri Chiu Kuo-cheng juga memberikan pengarahannya guna mencari satu kapten lainnya.

Kepala Negara meminta kepada seluruh pihak untuk bekerja ekstra menemukan satu kapten lainnya.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya telah menginstruksikan Kementerian Pertahanan Nasional untuk mencari dan menyelamatkan satu kapten lainnya, serta menggelar proses investigasi guna menemukan faktor alasan mengapa peristiwa nahas tersebut dapat terjadi. Saya juga ingin menyampaikan rasa belasungkawa, terutama kepada anggota keluarga yang ditinggalkan sang pilot saat menunaikan tugasnya. Para perwira dan Tentara Nasional tetap berada di pos mereka, sama halnya dengan staf medis militer yang hadir saat ini.”

Pada tanggal 23 Maret 2021 pukul 07:00 pagi, MND dan Korps Angkatan Udara telah mengirimkan total 14 pesawat penyelamat. Di samping itu, Coast Guard Administration (CGA) juga telah mengerahkan 6 kapal penyelamatan ke kawasan perairan Pingtung.

MND bersama dengan CGA, Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Pingtung dan Biro Kepolisian telah mengerahkan total 300 personil untuk mencari satu kapten lainnya.

Komentar

Terbarumore