(Taiwan, ROC) Musibah gempa bumi dashyat 11 Maret 2011, PM Su Tseng-chang (蘇貞昌) pada hari Kamis ini (11/3) dalam sidang Yuan Legislatif menyampaikan, pengalaman dari musibah di Perfektur Fukushima, seperti negara Jepang termasuk pemerintahan yang menerapkan pengawasan yang ketat, hanya karena musibah gempa bumi hingga saat ini masih ada puluhan ribu warga belum memiliki tempat menetap. PM Su mengatakan, saat ini masih ada yang mengusulkan diaktifkan kembali PLTN IV, pemerintah wajib menegaskan “ini adalah hal yang mustahil”.
PM Su mengatakan, Texas Amerika dikarenakan badai salju menyebabkan krisis kekurangan listrik, dan musibah gempa bumi, 21 September menjadi pembelajaran yang nyata; pembangunan PLTN IV telah dibubarkan, bahan bakar sudah dikirim kembali ke asal, malah saat ini ada yang mengusulkan mengaktifkan kembali PLTN IV, maka seyogyanya pemerintah menegaskan mengaktifkan kembali PLTN IV adalah hal yang mustahil.
PM Su mengutarakan, Taiwan tidak mungkin dalam sesaat kekurangan listrik, warga di rumah memerlukan listrik, anak-anak, operasi bedah ceasar memerlukan listrik, menjaga pasokan listrik tetap dapat terpenuhi menjadi hal yang penting. PM Su mengatakan, pemerintah juga bersikap ingin menjaga terumbu, juga ingin menjaga agar pasokan listrik yang tetap stabil. PM Su mengatakan, pemerintah mengurangi pembangunan lahan LNG terminal, hanya dapat dibangun di atas lahan yang direklamasi 18 tahun yang lalu, ini menunjukkan pemerintah sangat memperhatikan pelestarian terumbu, isu terumbu sama sekali bukan konflik antara ekonomi dan perlindungan lingkungan.