(Taiwan, ROC) --- Bencana gempa bumi 311 yang menimpa Jepang pada tahun 2011 silam, kini telah genap 10 tahun. Kantor Perwakilan Jepang di Taiwan bersama dengan Kementerian Kebudayaan (MOC) dan The General Associaton of Chinese Culture (GACC) menggelar konferensi pers bertajuk “Always Here”.
Beberapa tokoh penting juga hadir dalam kegiatan di atas, meliputi Ketua Perwakilan Jepang di Taiwan - Izumi Hiroyasu, Menteri Luar Negeri (MOFA) – Joseph Wu (吳釗燮), serta anggota tim penyelamatan Taiwan yang di kala itu terbang ke Jepang dan bergabung dalam proses evakuasi.
Dalam konferensi pers tersebut, mereka juga sempat menyaksikan video yang menggambarkan transformasi wilayah bencana selama 10 tahun belakangan dan perkembangan hubungan persahabatan antar kedua negara.
Izumi Hiroyasu menyampaikan, pihaknya tidak akan pernah melupakan bala bantuan yang pernah diberikan Taiwan saat Jepang berada dalam kondisi terpuruk. Melalui pameran ini, dirinya berharap jalinan persahabatan antar kedua negara dapat terjalin kian kukuh.
Menteri Joseph Wu menerangkan, hubungan persahabatan antar Jepang dengan Taiwan telah terjalin kukuh sedari dahulu. Pertukaran antar keduanya semakin erat dengan tetap bertumpu pada rasa kepedulian satu sama lain.
Dengan berpegang pada prinsip saling menguntungkan, hubungan persahabatan antar Jepang dengan Taiwan akan terus digalakkan. Di saat Jepang berada dalam kondisi yang sulit, Taiwan akan terus berada di belakang untuk menyemangati. Hal serupa juga diperlihatkan pihak Jepang, di kala Taiwan menemui kesusahan.
Hal ini dapat terlihat dari dukungan yang diberikan Jepang atas Taiwan, terutama di saat otoritas RRT melarang impor buah nanas Taiwan. Warga Jepang juga terlihat antusias mencari dan membeli buah nanas Taiwan di pasar-pasar setempat.
Liu Kuei-yo (劉奎佑) yang pernah bergabung dalam tim evakuasi bencana 311 hadir dalam konferensi pers hari ini. Lelaki yang kini menjabat posisi Ketua Pusat Brigade Keempat dari Stasiun Pemadam Kebakaran Kota Taipei tersebut juga sempat menyampaikan pidatonya.
Liu Kuei-yo menyampaikan, dirinya yakin jika jalinan persahabatan antar kedua negara akan terjalin kian erat, terutama setelah wabah COVID-19 berakhir.
Liu Kuei-yo mengatakan, “Saya percaya, jika seluruh tim evakuasi dari seluruh dunia memiliki satu keyakinan, yakni berjuang semaksimal mungkin mencari warga yang terjebak di bawah reruntuhan dan semua nyawa tidak boleh dikecualikan.”
Pihak penyelenggara menyampaikan, melalui tema penanggulangan bencana yang diangkat, pameran ini diharapkan dapat membuka mata para pengunjung, guna memperingati kembali peristiwa gempa bumi 311 melalui sudut pandang seni dan kebudayaan. Pada saat yang sama, juga terlihat semangat warga Jepang yang tidak pernah surut sama sekali.