(Taiwan, ROC) -- Larangan impor buah nanas dari Taiwan yang menimbulkan reaksi pembelian yang membludak, Ketua Dewan Pertanian, Chen Chi-chung hari Rabu (3/3) menyampaikan, dari data statistik terbaru, Jepang akan membeli 5 ribu ton nanas Taiwan yang mencatat rekor tertinggi tahunan.
Chen Chi-chung hari ini ketika diundang dalam seminar nanas Taiwan untuk wilayah Nanxi-Tainan dan menggunakan kesempatan ini untuk melakukan inspeksi ke pasar. Saat menerima wawancara media, Chen Chi-chung menyampaikan terima kasih pada pengusaha dalam dan luar negeri, konsumen, pemerintah daerah yang telah membantu mengalihkan krisis menjadi peluang bagi buah nanas Taiwan.
Chen Chi-chung mengatakan, hingga kemarin malam sudah ada pemesanan 41 ribu ton nanas yang dipesan untuk ekspor maupun menjadi bahan olahan, angka ini setara dengan jumlah ekspor ke Daratan Tiongkok tahun lalu, dengan demikian bisa tetap menjaga harga pasar nanas.
Chen Chi-chung menyampaikan, seperti tahun ini, pasar utama nanas Taiwan adalah Jepang, dari informasi terbaru, akan memesan 5 ribu ton nanas untuk diimpor ke Jepang, mengores angka tertinggi tahunan. Dengan penjualan luar negeri selain Daratan Tiongkok berarti mengurangi resiko
Chen Chi-chung mengatakan, industri pengolahan nanas menjadikan sari buah nanas, nastar, nanas kering dan lainnya untuk disajikan pada konsumen. Sedangkan pengusaha Taiwan dan Tionghoa Perantau di seluruh dunia juga membeli nanas Taiwan dalam jumlah yang cukup besar, dengan pengolahan dan dipasarkan keseluruh dunia diharapkan bisa mendapatkan dukungan dari negara-negara lain terhadap buah-buahan Taiwan.