History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Vaksin Johnson & Johnson Mendapat Pengakuan Pakar Ahli

  • 27 February, 2021
  • 譚雲福
Vaksin Johnson & Johnson Mendapat Pengakuan Pakar Ahli
Vaksin Johnson & Johnson Mendapat Pengakuan Pakar Ahli

        (Taiwan, ROC) – Ada sebuah dewan independen yang terdiri dari pakar ahli di Amerika, pada hari Jumat tanggal 26 Februari waktu setempat, mengambil keputusan dan mendukung produk vaksin yang diluncurkan oleh perusahaan Johnson & Johnson dalam turut serta menanggulangi pandemi COVID-19, serta telah mendapatkan surat izin pengunaan mendesak, yang tentu saja kelak akan menjadi produk vaksin ke tiga yang merupakan hasil riset penelitian dan produksi dari Amerika Serikat sendiri.

        Dewan pakar tersebut terdiri dari 22 orang, yang dikoordinasi oleh FDA Amerika, dimana anggota terdiri dari berbagai pakar ilmiah, konsumen dan perusahaan industri manufaktur terkait lainnya.

        Meskipun usungan dan dukungan dari para pakar tidak memiliki kekuatan hukum, namun biasanya juga akan dapat diterima oleh publik.

        Surat perizinan penggunaan Vaksin Johnson & Johnson atau EUA diharapkan dapat segera dikeluarkan dalam beberapa hari ke depan, dimana dengan demikian setelah perusahaan Pfizer dan perusahaan Moderna yang berhasil menciptakan vaksin penanggulangan COVID-19 pada bulan Desember 2020, maka vaksin Johnson & Johnson berkemungkinan mendapatkan perizinan penggunaan vaksin yang ketiga yang diproduksi oleh Amerika sendiri.

        Usai melakukan eksekusi terkait, Presiden Amerika Joe Biden mengatakan, “Hari ini, kita semua turut mengetahui pemberitaan penemuan vaksin oleh perusahan Johnson & Johnson, dan ini akan menjadi vaksin ke tiga yang aman dan berguna. Kelak di kedepannya, kita juga akan menggunakan berbagai langkah dan cara dalam memperluas manufaktur vaksin yang ada, sehingga masyarakat akan bisa mendapatkan vaksinasi lebih mudah dan cepat.”

        Ada pejabat yang menyebutkan jika pemerintah berharap pihak perusahaan Johnson & Johnson mampu memproduksi sekitar 3 hingga 4 juta vaksin pada pekan depan. Vaksin produksi perusahaan Johnson & Johnson memiliki tingkat keefektifan melawan virus hingga mencapai 85,4%.

        Dari hasil riset uji klinis terhadap 40 ribu pasien di seluruh dunia, vaksin produksi perusahaan Johnson & Johnson memiliki tingkat keefektifan melawan virus hingga mencapai angka 85,4%, namun jika pasien memiliki penyakit berlevel menengah, maka tingkat perlindungan vaksin akan turun menjadi 66,1%.

        Hal ini menunjukkan jika tingkat perlindungan yang dimiliki oleh vaksin Johnson & Johnson lebih rendah dibandingkan vaksin produksi Pfeizer dan Moderna, dimana ke dua vaksin tersebut hingga kini masih tetap mampu mempertahankan tingkat keefektifan melawan virus hingga mencapai angka 94%.

        Meski demikian, pakar menyebutkan jika vaksin hasil produksi perusahaan Johnson & Johnson akan mampu menjadi sebuah senjata baru bagi Amerika dalam melawan COVID-19, dimana hingga kini jumlah kasus kematian akibat COVID-19 di Amerika telah mencatat lebih dari 500 ribu orang.

Komentar

Terbarumore