History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menghentikan Krisis Ikan Sauri   8 Negara Sepakat Mengurangi 40% Hasil Tangkapan

  • 26 February, 2021
  • 陳柏萇
Menghentikan Krisis Ikan Sauri   8 Negara Sepakat Mengurangi 40% Hasil Tangkapan
※遏止秋刀魚荒 台日等8國同意漁獲量減4成

(Taiwan, ROC) -- Rapat pembahasan pengelolaan ikan sauri (ikan sanma) internasional berakhir pada tanggal 25 Februari kemarin. Delapan negara termasuk Taiwan, Jepang, RRT, Korea Selatan, dan negara lainnya sepakat untuk mengurangi jumlah hasil tangkapan hingga 40%.

Media Jepang Yomiuri Shimbun memberitakan, jumlah ikan sauri terus menurun. Terkait konservasi dan pengelolaan ikan sauri, Komisi Perikanan Pasifik Utara (North Pacific Fisheries Commission, NPFC) menggelar pertemuan via online yang dihadiri oleh perwakilan dari 8 negara, termasuk Taiwan, Daratan Tiongkok, Jepang, Korea Selatan dan Rusia. Pertemuan tersebut ditutup pada tanggal 25 Februari, dan saat ini semua negara peserta sepakat untuk mengurangi jumlah tangkapan ikan sauri sebanyak 40%.

Saat ini, batas dari total tangkapan ikan sauri di perairan konvensi dan perairan ekonomi negara pesisir dari 556.250 ton dikurangi menjadi sekitar 333.750 ton. Peraturan baru tersebut berlaku mulai tahun ini (2021), dengan jangka waktu selama 2 tahun.

Di antara 333.750 ton tangkapan ikan sauri, jumlah hasil tangkapan oleh pihak Taiwan, Negeri Panda, dan negara lainnya di laut lepas, adalah sebanyak 198.000 ton (saat ini 330.000 ton). Hasil tangkapan oleh pihak Jepang dan Rusia di perairan eksklusif (ZEE) adalah 135.750 ton (saat ini 226.250 ton).

Dalam pertemuan NPFC yang membahas konservasi dan pengelolaan ikan sauri yang digelar pada tahun 2019 yang lalu, untuk pertama kalinya mengambil tindakan baru dalam mengatur hasil tangkapan ikan. Yakni dengan menetapkan, total tangkapan ikan di perairan konvensi dan perairan ekonomi negara pesisir pada tahun 2020 adalah sekitar 550.000 ton dan hasil tangkapan di perairan konvensi dibatasi berkisar 330.000 ton.

Jepang merasa, banyak ikan sauri sebelum dapat berenang di perairan lepas pantai Jepang, telah ditangkap oleh perahu nelayan Taiwan dan Negeri Tirai Bambu di laut lepas. Dalam beberapa tahun terakhir, tangkapan ikan sauri di Taiwan dan Negeri Tirai Bambu terus menyusut, dan semua negara turut merasakan krisis karena kurangnya jumlah ikan sauri tersebut.

Demi melestarikan sumber daya ikan sauri, pada pertemuan kali ini pemerintah Jepang mengusulkan untuk mengurangi kuantitas penangkapan ikan sauri. Perwakilan pemerintah Jepang, Direktur Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Shingo Ota (太田慎吾) mengemukakan, tercapainya konsensus dalam mengurangi hasil tangkapan adalah satu langkah yang maju, dan berharap dapat terus melakukan langkah-langkah pelestarian (ikan sauri) dengan baik.

Hasil tangkapan ikan sauri Jepang pada tahun 2020 adalah 29.566 ton, turun sebesar 27% jika dibandingkan dengan tahun 2019, merupakan rekor terendah selama 2 tahun berturut-turut

Komentar

Terbarumore