History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Krisis Ikan Sauri 8 Negara Gelar Konferensi Virtual

  • 24 February, 2021
  • 曾秀情
Krisis Ikan Sauri   8 Negara Gelar Konferensi Virtual
Krisis Ikan Sauri 8 Negara Gelar Konferensi Virtual

(Taiwan, ROC) -- Media Jepang melaporkan, rapat pembahasan pengelolaan ikan sauri (ikan sanma) internasional yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 23 Februari melalui konferensi virtual mengikutsertakan 8 negara seperti Taiwan, Jepang, RRT, Korea dan lainnya. Pemerintah Jepang mengusulkan demi melestarikan sumber daya ikan sauri maka wajib mengurangi kuantitas penangkapan ikan ini.

Tokyo Broadcasting Station Television (TBS) Jepang dalam situs beritanya melaporkan, jumlah penangkapan ikan sauri beberapa tahun ini terus menyusut, dalam pertemuan membahas masalah ikan sauri berlangsung mulai 23 Februari, berhubung pengaruh pandemi COVID-19 sehingga untuk perdana pertemuan dilakukan secara virtual.

Laporan mengemukakan, jumlah penangkapan ikan sauri di Jepang untuk tahun 2021 adalah

29.000 ton, mencatat angka terendah. Pihak Jepang beranggapan, salah satu faktor pengurangan hingga mencapai titik terendah ini dikarenakan jumlah penangkapan ikan sauri oleh nelayan Taiwan dan RRT bertambah.

Kantor berita Nippon Hoso Kyokai (NHK) melaporkan, dalam pertemuan Komisi Perikanan Pasifik Utara pembahasan konservasi dan pengelolaan ikan sauri tahun 2019, mengatur langkah-langkah baru hasil tangkapan, dengan menetapkan bahwa total tangkapan ikan di perairan konvensi dan perairan ekonomi negara pesisir pada tahun 2020 sekitar 550.000 ton dan hasil tangkapan di perairan konvensi dibatasi berkisar 330.000 ton.

Laporan menyampaikan, dalam pertemuan virtual kali ini pihak Jepang mengusulkan untuk mengurangi hasil tangkapan, tetapi karena pertemuan dilakukan secara online sehingga sulit bagi peserta untuk berkomunikasi dan bernegosiasi secara mendalam, dan Daratan Tiongkok dan negara lain tetap menentang pengurangan hasil tangkapan ikan sauri.

Komentar

Terbarumore