(Taiwan, ROC) – Satgas khusus penjaga pantai atau Coast Guard Administration Special Task Force (CGA-STF) pada tahun 2020 telah menyelesaikan 12 jenis pembaharuan perlengkapan senjata terkait, salah satunya yang menarik perhatian adalah pembelian senapan jenis MK18, dimana senapan sejenis juga digunakan oleh Pasukan Khusus Angkatan Laut Amnerika Serikat atau Navy-SEAL. Dengan penambahan artileri tersebut, maka perlengkapan senjata anti teroris milik Taiwan telah sejajar dengan negara lain di dunia, sehingga turut meningkatkan kemampuan pertahanan melawan musuh untuk bagian perairan laut setempat.
Dalam akun Facebook milik CGA-STF pada hari Jumat tanggal 19 Februari mengumumkan jika pihaknya pada tahun 2020 telah menyelesaikan 8 klasifikasi pembaharuan, dengan total 12 jenis pembaharuan perlengkapan senjata yang dibutuhkan. Pembaharuan tersebut mampu memperkuat tugas pengamanan laut, melakukan aksi balasan terhadap serangan dari udara, termasuk perlawanan antar kapal perang, merebut kembali hak kendali senjata, ruang manajemen mesin tempur dan penyelamatan sandera. Badan Investigasi CGA menjelaskan jika pihaknya akan tetap melakukan pembaharuan berbagai sarana dan prasarana perlengkapan tempur, meningkatkan kemampuan anti teroris, melanjutkan perlindungan kawasan perairan yang dimiliki sekaligus menjaga keamanan seluruh masyarakat.
CGA-STF sendiri memikul tugas besar, yakni perlindungan perairan laut dan perlawanan terhadap musuh yang masuk dari berbagai sisi pantai. Guna meningkatkan kemampuan perlawanan terhadap musuh, maka program pembaharuan perlengkapan senjata yang dibutuhkan, turut membeli senapan jenis MK18 yang juga digunakan oleh Navy-SEAL. Adapun pengumuman tersebut diluncurkan, juga merupakan penunjukkan perdana senjata artileri yang dimiliki oleh pihak CGA. Guna menyelaraskan warna seragam prajurit CGA, maka senapan jenis MK18 juga berwarna abu-abu, dimana warna ini tidak dimiliki oleh satuan prajurit angkatan bersenjata lainnya.