(Taiwan, ROC) -- Kasus kluster Rumah Sakit Taoyuan telah berakhir. Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan mengemukakan, para pakar dari Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) hari ini (17/2) kembali melakukan survei Taoyuan General Hospital (RS yang terjadi penyebaran kluster), apabila dipastikan tidak ada masalah lagi maka akan mengelar upacara pengoperasian kembali rumah sakit pada 19 Februari, Cheng Wen-tsan menyampaikan, ia sendiri akan menghadiri kegiatan ini sebagai dukungan bagi rumah sakit tersebut.
Dalam rapat khusus pencegahan epidemi, Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan menyampaikan, penderita flu musiman dan enterovirus selama liburan tahun baru imlek di tiap-tiap rumah sakit di Taoyuan menjadi sedikit, sebagai perbandingan pada tahun lalu selama hari pertama – ketiga tahun baru Imlek ada 3500 orang yang masuk gawat darurat, tahun ini hanya 2000 orang, berarti tindakan pencegahan epidemic telah meningkatkan kebersihan dan kesehatan umum, memperbaiki lingkungan.
Walikota Taoyuan, Cheng Wen-tsan ketika diwawancarai menyampaikan, penderita flu musiman di Taoyuan turun drastis pada tahun ini termasuk juga enterovirus, radang usus berkurang jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah pasien yang masuk UGD berkurang 30%, sedangkan pasien opname di seluruh Taoyuan sekitar 2500 orang saja, hal ini menunjukkan keberhasilan dari penempatan rumah sakit selama liburan panjang.
Selain itu, Cheng Wen-tsan menyampaikan, tanggal 22 Februari kembali ke sekolah, ada sekitar 700 sekolahan di seluruh Taoyuan, dan sudah sekitar setengahnya telah didisinfektan, berharap dapat menyelesaikan semuanya sebelum masuk sekolah. Mengenai batasan atau larangan lainnya akan ditinjau kembali pada akhir Februari.