(Taiwan, ROC) Pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) kemarin(10/2) menyampaikan, vaksin AstraZeneca (AZ)/ Oxford dapat diberikan kepada masyarakat yang berusia di atas 65 tahun, juga dapat digunakan di daerah-daerah di mana varian virus baru, informasi ini meredakan kekhawatiran tentang vaksin ini
WHO Strategic Advisory Group of Experts on Immunization (SAGE) menyampaikan rekomendasi tentang kapan dan cara pemakaian vaksin AZ, hingga saat ini vaksin AZ masih belum mendapat izin penggunaan dari WHO
Sebelumnya vaksin AZ mengalami serangkaian kendala, mencakup apakah dapat diberikan kepada manula berusia 65 tahun ke atas, apakah dapat diberikan untuk kawasan Afsel dengan virus varian baru.
Ketua SAGE Alejandro Cravioto mengakui, kurangnya data perlindungan yang efektif bagi manula berusia 65 tahun ke atas, hal ini membuat beberapa negara menolak manula untuk mendapatkan vaksin ini. Tetapi tim pakar menyimpulkan, berkaitan dengan vaksin AZ efektif bagi generasi muda, ada kemungkinan vaksin ini juga efektif bagi orang yang lebih tua usianya, hasil uji klinis juga menunjukkan vaksin ini aman bagi manusia kalangan usia ini.”
Alejandro Cravioto menyampaikan kepada media, pihak kami beranggapan reaksi mengenai lapisan usia, tetapi tidak ada perbedaan dengan kelompok masyarakat berusia muda.” Alejandro Cravioto mengatakan SAGE memberi saran pemakaian vaksin untuk kelompok usia di atas usia 18 tahun, dan tidak ada batasan usia maksimal.
Tim pakar WHO juga mengatakan bahwa mereka membahas efektivitas vaksin AZ terhadap virus varian baru, termasuk virus varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.
SAGE menyarankan bahwa "meskipun suatu negara memiliki varian virus", negara tersebut masih dapat menggunakan vaksin ini.