(Taiwan, ROC) -- Tahun Baru Imlek yang tahun ini ditandai dengan symbol shio kerbau segera menjelang, bahkan liburan panjang tahun baru imlek sudah dimulai sejak hari ini (10/2), situasi jalan raya hari ini cukup lancar, kendaraan dapat berlari dengan kecepatan hampir 100km/jam di Jalan Raya Nasional No.1 dan Jalan Raya Nasional No.3. Ketua Biro Jalan Raya, Zhao Xing-hua (趙興華) mengemukakan, Dibandingkan dengan periode liburan tahun baru imlek tahun lalu yang juga 7 hari, hari ini (10/2) pada pukul 8 pagi tadi jumlah arus kendaraan berkurang 5,3%. Namun diperkirakan arus kendaraan akan lebih banyak 1,5 – 2 kali lipat dari hari biasa pada tanggal 13 – 15 Februari (hari H+2 hingga H+4), untuk itu akan meningkatkan pembatasan arus lalu lintas, disarankan masyarakat pengguna jalan tol untuk memantau situasi jalan dengan menggunakan aplikasi 1968. Bagi kendaraan yang mengarah ke utara diimbau untuk berangkat sore hari sementara yang mengarah ke selatan disarankan berangkat pada pagi hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
Presiden Tsai Ing-wen pada hari pertama liburan melakukan inspeksi ke Biro Jalan Raya sekaligus memberikan semangat dan ucapan selamat tahun baru kepada mereka yang bertugas. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, setiap kali liburan panjang, terutama liburan panjang tahun baru Imlek, yang paling dikhawatirkan masyarakat Taiwan yang pertama adalah cuaca, kedua adalah situasi jalan raya. Untuk itu beberapa hari ini merupakan masa tempur bagi Biro Jalan Raya. Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Karena tahun ini pandemi, ditambah dengan perkiraan tingkat hujan semasa liburan tahun baru imlek cukup tinggi sehingga diperkirakan beberapa bagian jalan raya lebih mudah macet. Diharapkan masyarakat dapat mengikuti arahan dari Biro Jalan Raya, agar lalu lintas dapat berjalan lancar dan aman selama 7 hari liburan panjang.”
Biro Jalan Raya juga menerapkan pembatasan penumpang untuk waktu-waktu padat yaitu tanggal 12 – 14 Februari (hari H hingga H+2) pukul 06 – 12 untuk Jalan Raya Nasional No.5, tanggal 14 – 16 Februari pukul 14 – 21 pembatasan jumlah minimum penumpang diberlakukan dengan menempatkan petugas untuk melakukan pemeriksaan di jalan masuk Jalan Raya Nasional No.5. Sedangkan untuk Jalan Raya No.1 dan No.3 pembatasan penumpang diberlakukan mulai pukul 13 – 18 pada tanggal 14 dan 15 Februari. Selain itu masyarakat diimbau untuk memanfaatkan jalan alternatif yang ada.