(Taiwan, ROC) --- Hubungan bilateral Taiwan dengan Amerika Serikat di era pemerintahan Presiden Joe Biden terus menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat.
Kebijakan “Taiwan Travel Act” (TTA) yang telah memasuki usia 40 tahun dan “Enam Jaminan” kembali menjadi fokus masyarakat.
Kantor Perwakilan Amerika Serikat di Taiwan (AIT) menyampaikan, “Enam Jaminan” merupakan prinsip fundamental yang mendasari hubungan AS dengan Taiwan.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) menyampaikan, “Enam Jaminan” lahir setelah peristiwa “Three Communiqués” digelar pada tahun 1982, yang merupakan sebuah memorandum kepresidenan.
Hingga pada bulan Agustus 2020, pihak Amerika Serikat baru mempublikasikan dua telegram. Menilik dari keterangan AIT, telegram pertama berbunyi AS berjanji untuk mengurangi penjualan senjata atas Taiwan.
Yang mana hal tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan AS, guna menjaga perdamaian di kawasan lintas selat. Namun, jika RRT memperlihatkan rasa permusuhan yang represif, maka AS akan meningkatkan penjualan senjata mereka ke Taiwan.
Telegram kedua dikirimkan oleh Menlu AS - George Shultz kepada James Roderick Lilley, yang dikala itu menjabat sebagai Ketua AIT. Telegram tersebut berisikan pernyataan “Enam Jaminan” menjadi prinsip fundamental bagi AS untuk menjaga perdamaian lintas selat.
3 hari setelah Joe Biden menjabat posisi Presiden Amerika Serikat, Menlu setempat merilis pernyataan pers yang kembali menegaskan isi dari “Three Communiqués”, “Taiwan Travel Act” dan “Six Assurances”.
Pernyataan pers tersebut juga menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintahan Joe Biden yang tidak akan mengubah pendirian AS, dalam menangani isu Taiwan.
Juru Bicara MOFA, Joanne Ou mengatakan, “Secara khusus mereka tegaskan komitmen AS terhadap Taiwan tidak akan pernah berubah. Jadi, AS berjanji tidak akan mengubah pendirian mereka. Ini merupakan pesan yang kuat dan tegas.”
MOFA kembali menegaskan, otoritas Taiwan akan terus menggalang kerja sama yang erat dengan pemerintahan Joe Biden. Dengan berdasar pada prinsip yang fundamental, Taiwan akan memperdalam hubungan kemitraan dengan AS.