(Taiwan, ROC) Perdana Menteri Su Tseng-chang pada hari Kamis ini (4/2) saat berada di gedung Yuan Legislatif mengumumkan, dalam rangka menerapkan visi politik presiden Tsai Ing-wen secara nyata memberlakukan kebijakan biaya asuh anak-anak usia 0-6 tahun akan ditanggung oleh negara, tahun 2021 mulai bulan Agustus, dana penitipan anak usia 0-2 tahun semula 6000 NTD dinaikkan menjadi 7000 NTD per bulan, pada bulan Agustus 2021 ditargetkan naik menjadi 8500 NTD; dana pengasuhan anak-anak semula 2500 NTD per bulan akan dinaikan menjadi 3500 NTD per bulan, pada bulan Agustus 2022 ditargetkan naik menjadi 5.000 NTD.
PM Su mengatakan, penambahan subsidi yang diberikan oleh negara berharap agar orang tua generasi muda ini dapat merasa tenang menitipkan anak-anak mereka dan bisa bekerja dengan tenang, berharap agar masyarakat dapat merasakan kekuatan negara dalam membina masyarakat, agar generasi muda memiliki kehidupan nyaman sehingga bersedia untuk “Berkeluarga, memiliki anak dan membesarkan anak dengan gembira”.
Sekjen Yuan Eksekutif Li Meng-yen(李孟諺), “Ini merupakan upaya bersama dari setiap kementerian, juga menjadi tekad dan upaya bersama warga masyarakat, pihak kami hanya memiliki satu tujuan agar anak-anak mempunyai tempat dititipkan, agar orang tua generasi muda bias bekerja dengan tenang, agar masyarakat Taiwan juga mengetahui, upaya negara membina masyarakat dan membangun pilar masa depan negara.”
PM Su Tseng-chang pada hari Kamis ini mengumumkan mulai Agustus 2021, subsidi dana pengasuhan anak dari 2500 NTD naik menjadi 3500 NTD per bulan. PM Su menekankan, selama Presiden Tsai Ing-wen menjabat mengupayakan agar beban tanggungan orang tua generasi muda semakin berkurang, maka diberikan subsidi biaya penitipan anak, biaya asuh anak, menambah kuota anak, meningkatkan pendapatan tak kena pajak dan lain-lain, akan memanfaatkan kekuatan negara untuk membangun pilar negara.
Kebijakan pemerintah dalam program peningkatan angka kelahiran ditetapkan tahun 2021-2024, selain penambahan subsidi dan jumlah kuota yakni penitipan anak usia 0-2 tahun akan bertambah 9000 orang, kuota TK umum bertambah 55000 orang.