(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) menggelar pertemuan membahas penanggulangan pandemi pada akhir pekan lalu. Pihak luar pun mempertanyakan perihal perbedaan pendapat yang tengah terjadi di tubuh pemerintahan saat ini.
Menanggapi hal di atas, PM Su Tseng-chang mengemukakan, semua ini adalah kesalahpahaman. Selaku Ketua Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), Chen Shi-chung (陳時中) membutuhkan kerja sama antar instansi kementerian. Oleh karena itu, harus diintegrasikan di bawah komando Yuan Eksekutif untuk mencapai konsensus.
Menanggapi infeksi penyebaran COVID-19 di rumah sakit Taoyuan General Hospital (TYGH), CECC menggelar pertemuan pers sebanyak 2 kali pada tanggal 24 Januari 2021 kemarin, dan memutuskan untuk memperluas cakupan karantina.
Pada hari yang sama, PM Su Tseng-chang juga menggelar pertemuan di Yuan Eksekutif, guna membahas penanggulangan pandemi virus korona. Pihak luar pun merasa bahwa pertemuan yang digelar PM Su akan bertumpang-tindih dengan kebijakan pencegahan pandemi yang didorong oleh CECC.
Menanggapi hal di atas, PM Su menyampaikan bahwa kabar di atas hanya-lah kesalahpahaman semata. Chen Shi-chung adalah Ketua CECC yang saat ini memiliki beban tanggung jawab yang cukup besar. Namun demikian, CECC tetap membutuhkan kerja sama antar instansi kementerian.
Guna mencapai kesepakatan bersama, maka Yuan Eksekutif harus mengintegrasikan kinerja dari seluruh kementerian.
PM menambahkan, Chen Shih-chung berada di garda terdepan dan bekerja semaksimal mungkin, guna memperkecil ruang lingkup penyebaran. Beliau juga mengharapkan agar seluruh warga memberikan dukungannya kepada seluruh tim CECC dan unit medis kesehatan.
Su Tseng-chang mengatakan, “Ini semua hanya-lah salah paham semata. Selaku Perdana Menteri, saya selalu siaga berada di dalam ruang rapat Yuan Eksekutif. Dalam setahun ini, kami telah menggelar banyak pertemuan skala kecil atau besar, guna membahas pencegahan epidemi. Banyak kebijakan diputuskan di sini melalui kerja sama lintas kementerian. Selaku Ketua CECC, Chen Shih-chung memiliki beban pekerjaan yang besar. Di samping itu, Beliau juga melaporkan bahwa ia membutuhkan kerja sama antar kementerian dan seluruh sumber daya dapat diintegrasikan. Dirinya juga berharap semua warga dapat bersatu dan selaku lembaga administrasi tertinggi, Yuan Eksekutif harus menaungi, guna mengambil keputusan bersama.”
Keputusan penutupan rumah sakit Taipei City Hospital (TPECH) pada periode SARS silam, kembali mencuat ke publik.
Su Tseng-chang menyampaikan, epidemi SARS merebak dari TPECH ke seluruh pelosok negeri. Tragedi memilukan tersebut telah mengorbankan banyak nyawa tim medis. Sudah seharusnya Taiwan belajar dari pengalaman tersebut, semua orang wajib menjalankan tugasnya sebaik mungkin, dan berhenti untuk saling menyalahkan.
PM Su Tseng-chang menambahkan, alasan mengapa pencegahan pandemi COVID-19 di Taiwan mendapat pengakuan dari dunia, karena warganya memiliki sikap yang kompak.
Di tengah situasi penularan domestik yang belakangan ini memanas, semua orang sudah selayaknya memberikan dukungannya kepada Kota Taoyuan.