(Taiwan, ROC) - Pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan ekstrakurikuler untuk liburan musim dingin di semua sekolah di Taoyuan, berlaku mulai hari ini juga, demikian diumumkan Walikota Taoyuan Cheng Wen-tsan (鄭文燦), Senin, 25 Januari.
Cheng menekankan, keputusan tersebut dicapai untuk mengantisipasi terus meluasnya penyebaran pandemi setelah jumlah kasus positif Covid-19 dalam penularan klaster di Rumah Sakit Umum Taoyuan bertambah menjadi 15 orang.
Minggu malam, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengatakan, sebagai bagian upaya pengendaliannya, sekitar 5.000 orang harus menjalani karantina rumah, termasuk pasien yang keluar dari rumah sakit antara 6 dan 19 Januari, dan kontak dekat mereka.
Menurut pemerintah Taoyuan, kebanyakan dari 5.000 orang tersebut adalah penduduk Taoyuan, sisanya sekitar 500 berdomisili di Kota New Taipei, 40 di Kota Taipei, dua di Keelung dan enam di Hualien.
Cheng mengaku bahwa perintah karantina rumah CECC adalah "tantangan terbesar" bagi Taoyuan sejak berawalnya pandemi, mengingat banyaknya orang yang harus dikarantina.
Departemen Kesehatan Masyarakat Taoyuan akan bertanggung jawab untuk memberitahu mereka yang harus karantina, sementara cabang pemerintah kota lainnya akan membantu pelaksanaan perintah tersebut, lanjut Cheng.
Sebuah pusat layanan juga akan didirikan untuk menawarkan konsultasi medis online dan bantuan lainnya bagi mereka yang menjalani karantina, katanya.
Selain itu, semua pertemuan skala besar di Kota Taoyuan sebelum akhir Februari telah dibatalkan atau ditunda, dan pemkot juga telah melaksanakan disinfeksi menyeluruh di kawasan bisnis, pusat transportasi utama dan area umum lainnya.