(Taiwan, ROC) --- Upacara pelantikan Presiden AS berikutnya, Joe Biden akan digelar pada tanggal 20 Januari 2021 (waktu setempat). Juru bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA), Joanne Ou (歐江安) menyampaikan, otoritas setempat telah memutuskan untuk mengurangi skala upacara pelantikan, dikarenakan masih memanasnya situasi penyebaran COVID-19.
MOFA menyampaikan, pihaknya akan menghormati keputusan otoritas AS tersebut. Di samping itu, kawasan District of Columbia (disebut juga Washington D.C) juga tengah memasuki situasi darurat. Tidak menutup kemungkinan upacara pelantikan Joe Biden akan mengalami penyesuaian.
Joanne Ou, “Taiwan akan menghargai keputusan otoritas AS untuk menyesuaikan upacara pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS berikutnya. Kami akan memberikan ucapan selamat kepada pemerintahan baru setempat dengan cara yang tepat. Tentu saja kami juga akan mengungkapkan harapan untuk bisa bekerja sama dengan tim pemerintah Joe Biden. Kami akan terus memperdalam kerja sama menyeluruh antar Taiwan dengan AS, yang telah berdasar pada rasa persahabatan yang solid.”
Media kemudian mempertanyakan perihal apakah Taiwan memperoleh undangan untuk menghadiri upacara pelantikan Joe Biden. Joanne Ou menjawab, Perwakilan Taiwan untuk AS, Hsiao Bi-khim (蕭美琴) akan menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden melalui cara yang paling tepat.