(Taiwan, ROC) -- Delegasi Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 7 Januari 2021 mengemukakan, Duta Besar AS untuk PBB, Kelly Craft akan datang berkunjung ke Taiwan dari tanggal 13-15 Januari. Sejak menjabat, Kelly Craft telah secara terbuka mendukung partisipasi Taiwan dalam komunitas internasional pada banyak kesempatan, dia juga akan menjadi duta besar AS untuk PBB pertama yang mengunjungi Taiwan setelah putusnya hubungan diplomatik AS dengan Taiwan sejak tahun 1979 yang lalu.
Institut Amerika di Taiwan (AIT) melalui siaran pers pada hari Jumat (8/1) menyatakan, selama kunjungannya ke Taiwan, Kelly Craft akan bertemu dengan para pejabat senior dan diplomat Taiwan. Selain itu, ia akan menyampaikan pidato di Institute of Diplomacy and International Affairs (IDIA) pada tanggal 14 Januari mendatang, menjelaskan kontribusi luar biasa Taiwan kepada komunitas internasional, serta pentingnya partisipasi Taiwan yang berarti dalam organisasi internasional.
Mengenai kunjungan Kelly Craft ke Taiwan, Juru Bicara Istana Kepresidenan, Chang Tun-han (張惇涵) saat diwawancara pada Jumat (8/1) menyatakan menyambut baik kedatangannya. Chang Tun-han mengatakan, 《外210108-04-張惇涵(男)25"》 “Duta Besar AS, Kelly Craft selalu mendukung Taiwan, juga memuji Taiwan sebagai kekuatan untuk kebaikan, jadi kami dengan hati yang tulus menyambut baik rencana kunjungannya ke Taiwan. Kami percaya dengan kunjungannya kali ini akan memperdalam persahabatan yang erat antara Taiwan dan Amerika Serikat, dan saya juga yakin akan sangat membantu dalam melakukan kerjasama yang lebih lanjut antara Taiwan-AS di masa depan.”
Kementerian Luar Negeri Taiwan menuturkan, kunjungan Kelly Craft merupakan implementasi konkret dari “Taiwan Travel Act”. Kongres AS pada awal tahun 2018 telah mengesahkan “Taiwan Travel Act”, dan Presiden AS Trump menandatanganinya pada bulan Maret di tahun yang sama. Undang-undang tersebut terutama mengharuskan pemerintah AS untuk meningkatkan kunjungan timbal balik antara pejabat Taiwan dan pejabat AS, memperbolehkan pejabat tingkat kabinet, pejabat militer tingkat umum, dan pejabat dari cabang eksekutif AS datang mengunjungi Taiwan. Serta mengizinkan pejabat tinggi dari Taiwan untuk mengunjungi AS dan bertemu dengan pejabat pemerintah AS termasuk Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri.
Setelah Taiwan Travel Act mulai diberlakukan, Menteri Kesehatan AS, Alex Azar pada bulan Agustus tahun 2020 datang berkunjung ke Taiwan, merupakan anggota kabinet AS yang telah dikirim berkunjung ke Taiwan sejak tahun 2014, juga merupakan pejabat tertinggi yang diutus AS sejak tahun 1979. Pada bulan September di tahun yang sama (2020), Menteri Luar Negeri, Keith Krach datang berkunjung ke Taiwan, merupakan pejabat tingkat tertinggi Departemen Luar Negeri AS yang mengunjungi Taiwan sejak tahun 1979. Selain itu, Direktur Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) AS, Andrew Wheeler awalnya berencana mengunjungi Taiwan pada akhir tahun lalu, tetapi kunjungan tersebut tidak dapat dilakukan karena adanya perubahan dalam jadwal perjalanannya.
Ketua Partai Kuomintang (KMT), Johnny Chiang (江啟臣) membeberkan, menyambut baik kedatangan teman-teman yang mendukung Taiwan, juga menyambut baik pada penguatan dan peningkatan hubungan Taiwan-AS. Johnny Chiang (江啟臣) juga menuturkan, selain kunjungan timbal balik tingkat tinggi antara Taiwan dan AS, juga memerlukan ada interaksi yang lebih substansial, pragmatis, berkelanjutan dan spesifik.