(Taiwan, ROC) -- Kementerian Tenaga Kerja tanggal 8 Januari 2021 mengumumkan statistik pekerja yang terkena libur tanpa gaji terbaru yang mana jumlahnya sebesar 3.683 pekerja dari 313 perusahaan, angka ini menunjukkan pengurangan 2.780 pekerja dari 227 perusahaan, bahkan tidak hanya angka penurunan yang besar tetapi juga merupakan terendah sejak Juni tahun lalu.
Wakil Divisi Kesetaraan Pekerjaan, Kementerian Tenaga Kerja, Huang Wei-chen mengemukakan, kali ini penyebab penurunan mungkin berkaitan dengan “efek awal”, yang juga berarti berakhirnya satu periode libur tanpa gaji, masih belum mengetahui apakah kuartal berikutnya masih dapat mengajukan subsidi, untuk itu masih membutuhkan pengamatan.
Namun, secara keseluruhan dapat dikatakan jumlah orang dan perusahaan terus menurun, terutama banyaknya pemesanan belakangan ini, juga menggerakan bidang usaha elektronik, logam, kimia dan lainnya, begitu pula dengan penjualan eceran yang kembali menghangat, tetapi untuk bidang usaha perkapalan, layanan jasa dan bidang pariwisata masih terus terpuruk karena pengaruh perbatasan negara. Huang Wei-chen mengatakan, “Terkait dengan bidang layanan jasa dan perkapalan, kami akan lebih memperhatikan, biar bagaimanapun bagian pengelolaan lingkungan kita masih berjalan, biro jasa perjalanan berkaitan dengan grup wisata, termasuk yang pergi maupun datang, situasi sekarang ini masih terus berjalan.”
Huang Wei-chen juga menegaskan, pandemi kembali merebak di dunia internasional, mungkin ini juga berpengaruh langsung bagi produksi Taiwan, untuk itu masih perlu untuk diperhatikan dengan seksama.