History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Persediaan Penginapan Karantina Menipis Pemda Taipei Prioritaskan Warga Kotanya

  • 06 January, 2021
  • 曾秀情
Persediaan Penginapan Karantina Menipis  Pemda Taipei Prioritaskan Warga Kotanya
Persediaan Penginapan Karantina Menipis Pemda Taipei Prioritaskan Warga Kotanya

(Taiwan, ROC) – Untuk mengantisipasi arus balik pada liburan Tahun Baru Imlek mendatnag, Pemerintah Kota Taipei mengumumkan untuk hotel karantina di kota Taipei pada periode tanggal 11 – 28 Januari akan diprioritaskan bagi warga Kota Taipei, Wakil Walikota Taipei, Tsai Ping-kun ketika diwawancarai pada hari Rabu (6/1), beban yang sangat besar yang harus dihadapi kota Taipei dalam hal penginapan karena untuk saat ini sisa ranjang yang tersedia hanya tinggal 40%, untuk itu mempertimbangkan kebutuhan dan perasaan dari warga kota maka akan memprioritaskan terlebih dulu penginapan bagi warga Taipei, dan apabila kemampuan penyediaan tempat tinggal daapt terus ditambah maka akan terbuka untuk umum.

Liburan Tahun Baru Imlek segera menjelang, diperkirakan akan ada arus balik penduduk dari luar negeri, untuk itu kebutuhan akan hotel karantina juga akan meningkat. Pemkot Taipei mengumumkan selama periode 11 – 28 Januari akan memprioritaskan pemesanan hotel karantina bagi warga kota Taipei, tetapi tidak mempengaruhi pemesanan yang telah dilakukan sebelumnya.

Wakil Walikota Taipei, Tsai Ping-kun dalam wawancara media ketika membawakan kegiatan 6 tahun Ke Wen-je sebagai walikota Taipei pada tanggal 6 Januari menyampaikan, jumlah hotel karantina di Taipei telah mencapai 96 hotel dengan kapasitas 6500 ranjang, merupakan yang terbanyak di seluruh Taiwan, berdasarkan pemeriksaan cepat diperkirakan untuk Januari ini akan bertambah menjadi 7 ribu ranjang. Namun berhubung arus mudik dari luar negeri akan membludak, untuk itu selama periode 11 – 28 Januari 2021 akan memprioritaskan pemesanan hotel karantina bagi warga kota Taipei, tetapi hal ini tidak mempengaruhi mereka yang sebelumnya telah melakukan pemesanan.

Tsai Ping-kun mengatakan, “Karena periode waktu 11 – 28 Januari merupakan masa puncak, untuk itu kami memprioritaskan bagi warga kota, tetapi apabila ada kamar yang tersisa maka kami akan memberikan pada mereka yang bukan warga kota Taipei. Hanya saja untuk periode tersebut sudah pasti akan lebih padat. Saat ini perkiraan ranjang yang tersisa tidak sampai 40%, untuk itu sedikit khawatir.”

Berkaitan dengan adanya kencaman bahwa ini hubungannya dengan pertimbangan politik, untuk hal ini Tsai Ping-kun menyampaikan, beban penginapan bagi kota Taipei cukup besar, sebelumnya telah menyediakan yang terbanyak, kebijakan pemerintah kota dan pemerintah pusat sama, berharap dapat memenuhi kebutuhan penginapan karantina bagi warga Taiwan yang kembali pulang saat liburan Tahun Baru Imlek, tetapi tiap-tiap kota dan kabupaten memiliki pertimbangan masing-masing, mempertimbangkan perasaan warganya, saat ini hanya memprioritaskan pengajuan pemesanan dari warga kota Taipei, bukan berarti menolak warga kota atau kabupaten lain, juga bukan karena pertimbangan politik.  

Mengenai Walikota New Taipei, Hou You-yi menyampaikan, meskipun hotel karantina diprioritaskan bagi warga kota New Taipei, tetapi juga akan tetap menerima warga luar pulau, Tsai Ping-kun menyampaikan asalkan memiliki kapasitas mencukupi maka akan sangat menyambut warga kota atau kabupaten lain, sebelumnya Kota Taipei tidak pernah memberikan batasan sama sekali, menyediakan pemesanan bagi seluruh warga Taiwan, apabila dapat terus memperluas kapasitas maka juga akan melakukan penanganan secara terbuka.

Komentar

Terbarumore