(Taiwan, ROC) - Pengendalian pelaksana karantina rumah dan manajemen kesehatan mandiri melalui sistem “Pagar Elektronik” yang diadopsi di Taiwan telah membuahkan hasil positif dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun silam.
Sistem yang sebelumnya dikenal sebagai “Skynet” ini diberlakukan untuk menjamin bahwa setiap orang yang sedang menjalani protokol pencegahan pandemi Covid-19, termasuk karantina rumah dan manajemen kesehatan mandiri, tidak melanggar peraturan dan menimbulkan risiko penularan.
Sistem ini telah terbukti efektif dalam melindungi kesehatan 23 juta penduduk Taiwan, dan yang lebih penting lagi, ia sama sekali tidak pernah dan tidak akan melanggar privasi warga sebagaimana dikritik oleh sejumlah pihak, demikian ditegaskan oleh Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌) pada hari Senin, 4 Januari.
Perdana Menteri Su mengatakan, “Dalam menangani kasus berisiko tinggi yang jumlahnya sangat sedikit, kami menerapkan protokol pencegahan pandemi untuk melindungi kesehatan 23 juta warga Taiwan. Cara yang diadopsi berfungsi mengetahui apakah ada individu dari kelompok berisiko tinggi ini yang melanggar peraturan. Kalau ada, kita segera periksa dan hentikan. Ini adalah untuk menjaga kesehatan rakyat, bukan untuk melacak privasi individu.”
Contoh sukses terakhir adalah ditangkapnya lima warga yang melanggar protokol pandemi dengan menghadiri konser band “Mayday” pada malam pergantian tahun, padahal mereka masih harus menetap di rumah berdasarkan protokol “manajemen kesehatan mandiri.”
Dengan menggunakan pagar elektronik yang mengandalkan pelacakan lokasi GPS, kelima warga tersebut diketahui melanggar protokol dan ditangkap dalam kurun waktu 30 menit setelah konser dimulai.