(Taiwan, ROC) -- Dalam “Pidato Tahun Baru 2021” pada hari Jumat (1/1/2021) Presiden Taiwan, Tsai ing-wen (蔡英文) mengemukakan, dilihat dari perspektif strategi global, posisi Taiwan menjadi semakin penting. Stabilitas hubungan lintas selat tidak hanya menjadi topik masalah perhatian di Selat Taiwan saja, tetapi juga menjadi topik yang terkait dengan stabilitas seluruh kawasan Indo-Pasifik, bahkan telah menjadi fokus dunia. Apalagi dalam satu tahun terakhir, seringnya aktivitas pergerakan pesawat militer dan kapal perang Daratan Tiongkok di sisi lain Taiwan tidak hanya berdampak pada hubungan lintas selat, tetapi juga mengancam status quo perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.
Presiden Tsai juga menegaskan kembali bahwa dalam hal hubungan lintas selat, kami tidak akan gegabah atau maju secara terburu-buru dan akan terus berpegang pada prinsip kami. Selama otoritas Beijing bertekad untuk meredakan antagonisme dan meningkatkan hubungan lintas selat, kami bersedia untuk melakukan dialog lintas-selat yang bermakna di bawah prinsip keseteraan yang bermartabat dan berharap komunikasi atau hubungan orang-orang di kedua sisi selat dapat pulih kembali.
Presiden Tsai mengatakan, ”Ketika epidemi dapat terkendali secara efektif, kami juga berharap bahwa masyarakat di kedua sisi selat dapat melakukan komunikasi dengan normal dan tertib, juga untuk meningkatkan pemahaman dan mengurangi kesalahpahaman secara bertahap. Dalam menangani urusan lintas selat, prinsip saya adalah bersama-sama berdiskusi, mencari cara, dan menyelesaikan masalah.”
Kemudian Presiden Tsai dengan menggunakan bahasa Inggris mengemukakan, Taiwan sangat bangga dapat berdiri bahu membahu bersama dengan komunitas internasional untuk melawan berbagai tantangan yang ditimbulkan oleh epidemi, dan telah berulang kali menunjukkan “Taiwan Can Help / Taiwan dapat membantu”. Dia juga menegaskan, Taiwan merupakan sebuah kekuatan yang baik di komunitas internasional. Lagipula tidak peduli sekarang ataupun di masa depan, Taiwan akan senantiasa menjadi anggota yang sangat diperlukan dalam komunitas internasional.
Pada tahun 2020, seluruh dunia terjerat wabah COVID-19, namun Taiwan masih dapat menjalani kehidupan seperti biasa. Presiden Tsai mengatakan hal ini dapat terjadi karena masyarakat Taiwan telah mengalahkan virus tersebut dengan cara percaya pada profesionalisme, rasa saling percaya, dan solidaritas sosial. Dari segi ekonomi, Presiden Tsai mencontohkan Taiwan telah melewati tahapan tersulit, saat ini masih dapat mempertahankan pertumbuhan positif dan pasar saham juga terus menguat. Meskipun perekonomian tahun ini masih penuh tantangan, tetapi Taiwan masih punya alasan untuk tetap optimis dalam menghadapinya. Presiden Tsai menegaskan, tanggung jawab terpenting pada tahun 2021 adalah membiarkan semua orang dapat menjalani kehidupan seperti normal dan dapat bergerak maju senada dengan denyut nadi pemulihan ekonomi global, ini juga akan menjadi prioritas utama dari upaya pemerintah.