(Taiwan, ROC) -- Hari ini (1/1) adalah hari pertama pada tahun 2021, dan juga merupakan hari dimana pintu impor daging babi Amerika Serikat (AS) yang mengandung ractopamine dibuka. Banyak pemerintah daerah yang memiliki pandangan atau pendapat berbeda, ada juga kelompok masyarakat yang terus memprotes akan keputusan tersebut. Pada pidato tahun barunya Presiden Tsai mengemukakan, dalam beberapa waktu terakhir terjadi diskusi dan masalah akibat keputusan pemerintah dalam membuka impor daging sapi dan babi yang memenuhi standar internasional, membuatnya memahami sepenuhnya mengapa pemerintah masa lalu hanya dapat membuat janji-janji tetapi tidak dapat melaksanakannya. Presiden Tsai menuturkan, tidak ada ruang untuk menghindari masalah ini serta meminta masyarakat Taiwan dapat memaafkan dan lebih memahami masalah tersebut.
Presiden Tsai mengatakan,”Taiwan merupakan negara yang bergantung pada perdagangan, tidak ada ruang untuk mengelak dalam menghadapi masalah sulit yang telah dialami oleh tiga periode pemerintahan ini. Oleh karena itu, dengan hati yang tulus saya meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat, dan berharap semua orang dapat memahami keputusan kami.”
Presiden Tsai Membeberkan, masalah yang dihadapi Taiwan bukanlah hanya di bidang perdagangan saja. Di dalam situasi dunia yang sedang berubah, sebagai presiden, beliau harus lebih berhati-hati dan menciptakan situasi yang berkelanjutan untuk Taiwan dalam situasi internasional yang kompleks ini. Oleh karena itu, kita harus melihat jauh ke depan dan bertindak selangkah demi selangkah, karena semakin banyak tantangan pembangunan nasional yang harus dihadapi di masa depan.