(Taiwan, ROC) - Konferensi Sains dan Teknologi Nasional ke 11 resmi dibuka di Pusat Konvensi Internasional Taipei (TICC). Upacara pembukaan dihadiri oleh Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen (陳建仁), Perdana Menteri Su Tseng-chang (蘇貞昌), Menteri Sains dan Teknologi Wu Cheng-chung (吳政忠), Ketua Academia Sinica James Liao (廖俊智), serta sejumlah legislator dan pebisnis penting dari industri teknologi, termasuk pendiri Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) Morris Chang, dan Direktur ASUS Investment Company Tung Tzu-hsien (童子賢).
Melalui sambutannya, Presiden Tsai memuji bahwa kesuksesan dan keunggulan Taiwan dalam sektor semikonduktor bukan suatu kebetulan. Tsai mengatakan, “Hasil ini bukan suatu kebetulan, melainkan hasil dari investasi, riset, penelitian dan pengembangan sains dan teknologi sepanjang beberapa puluh tahun.”
Meninjau tahun ini yang sudah hampir berakhir, kepala negara menegaskan, 2020 adalah tahun yang penuh dengan tantangan berat, terutama dari penyebaran pandemi, yang telah mengubah total tatanan ekonomi dan politik dunia, merekonstruksi rantai pasokan global dan mempercepat persaingan riset dan perkembangan pengobatan, khususnya vaksinasi untuk Covid-19.
Menurut Tsai, tanggung jawab pemerintah adalah mengembangkan lingkungan paling sesuai bagi riset dan perkembangan sains, membangun Taiwan menjadi tempat lahir inovasi teknologi melalui penetapan perundang-undangan dan penggunaan sumber daya alam yang paling sempurna.
Konferensi Sains dan Teknologi Nasional adalah konferensi tingkat nasional yang digelar oleh Yuan Eksekutif empat tahun sekali. Untuk konferensi ke 11 tahun ini, empat tema utama telah ditetapkan, antara lain "Kreasi Talenta dan Nilai," "Riset dan Prospek Sains," "Ekonomi and Inovasi" dan "Keyakinan Masyarakat dan Kehidupan Cerdas."