(Taiwan, ROC) - Operasi komersial jalur pertama sistem MRT Taichung yang ditangguhkan karena malfungsi besar pada masa uji coba, tidak akan dimulai sesuai jadwal pada 19 Desember, demikian dikonfirmasikan oleh Walikota Taichung Lu Shiow-yen (盧秀燕) Senin, 14 Desember.
Uji coba Jalur Hijau sistem MRT dimulai pada 16 November, tetapi ditangguhkan setelah lima hari yaitu pada 21 November, karena kerusakan besar pada salah satu kereta di terminal stasiun Kereta Kecepatan Tinggi (HSR) Taichung.
Menurut Taichung Mass Rapid Transit Corp (TMRTC), pabrikan kereta asal Jepang, Kawasaki Heavy Industries, telah menyelesaikan penyelidikan tahap awal dan menemukan bahwa kerusakan itu disebabkan oleh putusnya kopling buatan AS yang menghubungkan dua gerbong kereta.
Untuk itu, Kawasaki Heavy Industries dan Departemen Sistem Transit Cepat (DORTS) Kota Taipei, yang bertanggung jawab dalam mengembangkan sistem MRT Taichung, telah diminta untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada semua dari 18 kereta MRT yang dipakai dalam sistem tersebut.
Walikota Taichung Lu Shiow-yen menerangkan, setelah menerima laporan hasil pemeriksaan dan langkah-langkah penyelesaian masalah pada 11 Desember, dan usai mengadakan pertemuan dengan para pakar, pemerintah Kota Taichung memutuskan untuk menunda peluncuran resmi jalur MRT demi keselamatan publik.
Lu meminta maaf kepada warga Taichung atas penundaan tersebut, juga mengatakan bahwa pemkot telah meminta perbaikan lebih lanjut dan akan meminta kompensasi dari Taipei DORTS.