(Taiwan, ROC) – Bank Tenaga Kerja Taiwan tanggal 9 Desember mengumumkan “Trend 2021 Jenjang Karier Manager Taiwan” yang memperlihatkan 74% responden dengan posisi manajer berkeinginan menganti pekerjaan, bahkan 20% darinya telah pindah kerja atau telah memasukkan lamaran kerja dan wawancara kerja. Alasan utama dari gagasan mereka kaum manajer atau setara ingin menganti pekerjaan karena kendala dalam pengoperasian atau ketidakcocokan dengan atasan dan tidak ada kenaikkan gaji.
Bank Tenaga Kerja 104 kali ini mengadakan survei berdasarkan tingkatan posisi tinggi, menengah dan dasar, dari 1833 responden didapati 74% memiliki keinginan untuk menganti pekerjaan, bahkan 19 diantaranya sudah berhasil beralih ke pekerjaan lain atau dalam proses pergantian pekerjaan atau telah mengirimkan biodata dan siap untuk wawancara. Angka ini lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
Penasihat Perekrutan Tenaga Berbakat Bank Tenaga Kerja 104, Wang Yu-lin menganalisis, dampak pandemi COVID-19 dari awal tahun ini, pada umumnya mereka yang berada di jenjang setara manajer mengambil sikap menunggu, melihat dan memperhatikan hingga awal kuartal keempat bergagasan untuk beralih pekerjaan, terutama untuk jenjang karier menengah ke atas yang memiliki dorongan terkuat, sedangkan jenjang kepala atau manajer tingkat dasar masih memilih menunggu atau berdiam sambil terus memperhatikan situasi. Beda tingkatan memiliki alasan berbeda untuk mengganti pekerjaan.
Penasihat Perekrutan Tenaga Berbakat Bank Tenaga Kerja 104, Wang Yu-lin mengemukakan, bagi mereka di posisi tinggi yang paling diperhatikan adalah perkembangan dan daya saing perusahaan. Untuk tingkatan menengah, mereka memperdulikan jenjang karier seperti mendapat posisi lebih tinggi dengan tanggung jawab yang lebih besar, sementara untuk pimpinan tingkat dasar lebih membandingkan dan memperhatikan pendapatan serta fasilitas yang didapatkan.
Guna mempertahankan tenaga berbakat dapat bertahan lama di suatu perusahaan, tolok ukur Kepala HRD perusahaan semikonduktor Chunghwa Precision Test Company, Yeh Hui-chin ketika diwawancarai mengemukakan, mereka akan memilah berdasarkan keinginan dan latar belakang masing-masing orang, bahkan membentuk panduan tanpa pamrih dan tanpa koneksi serta hubungan pribadi, saling bergandengan tangan, selain itu juga membangun serangkaian sistem dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi tiap-tiap tingkatan seperti kebutuhan membeli rumah, mobil, merawat anak dan sebagainya. Yang paling diperhatikan tenaga kerja adalah gaji pendapatan yang mana ini akan berimbas pada prestasi kerja, dan ini juga yang mempengaruhi naik turunnya tingkat perputaran tenaga kerja suatu perusahaan.
Kepala HRD perusahaan semi konduktor Chunghwa Precision Test Company, Yeh Hui-chin mengatakan, “Perusahaan kami akan mengevaluasi kinerja kerja yang lebih baik dibandingkan sebelumnya pada periode-periode tertentu dalam satu tahun, tetapi gaji pendapat tetap berpengaruh untuk itu kami akan melakukan penyesuai gaji berdasarkan perorangan.”
Yang patut diperhatikan adalah tidak peduli tingkatan dasar, menengah atau atas, alasan untuk mengganti pekerjaan selain mempertimbangkan gaji yang paling penting adalah keselarasan dengan ide gagasan dan filosofi atasan karena “atasan adalah tenaga pendorong dan juga tenaga penarik”. Pada praktiknya tiap-tiap tingkatan lebih memilih berupaya melakukan pendekatan dan mengikuti gagasan bos mereka, menantikan kesempatan ruang kerja untuk berprestasi bahkan menyingkirkan kesempatannya perusahaan yang menjanjikan gaji yang lebih tinggi.