(Taiwan, ROC) -- Majalah Perancis, Le Point edisi terbaru yang terbit hari Jumat (11/12) dengan judul edisi “Siapa yang akan Menguasai Dunia?” (Qui dominera le monde?) dengan gambar komik Presiden Terpilih Amerika Serikat – Joe Biden dan pemimpin Jerman, Perancis, Daratan Tiongkok dan bersamaan dengan itu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen juga tampil, bahkan ada laporan kebijakan pencegahan pandemi Taiwan sebanyak 4 halaman.
Pada gambar sampul majalah ini, Presiden Tsai bersama dengan 4 besar lainnya, kepala Kantor Perwakilan Perancis, Wu Chih-chung (吳志中) berbagi di Facebook dengan menuliskan, "Lima kekuatan termasuk Taiwan! Presiden Tsai sangat kuat! mempromosikan Taiwan masuk kelima besar di dunia!”
Sampul dari majalah Le Point edisi terbarunya dengan sintesis komik memadukan Presiden Perancis – Emmanuel Macra, Perdana Menteri Jerman – Angela Merkel, Pemimpin Daratan-Xi Jin-ping, Presiden Terpilih Presiden Amerika Serikat - Joe Biden dan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan lainnya terlihat berlomba lari, hal ini menarik perhatian dunia luar.
Dalam edisi terbaru kali ini, Le Point juga menghadirkan 4 topik utama yaitu analisa fluktuasi naik dan turunnya dari pemimpin di benua Eropa - Amerika - Asia, analisa yang membahas mekanisme kebebasan dan demokrasi di masa mendatang, pertarungan teknologi dan sebuah artikel dengan tema “Bagaimana Taiwan Berhasil Melakukannya” melaporkan bagaimana Taiwan dapat berhasil dalam pencegahan pandemi, Taiwan tetap dapat menjaga kehidupan normal sementara pada saat bersamaan negara-negara lain di dunia terhenti, “Virus menyerang dunia, tetapi kehidupan Taipei layaknya berada planet lain”.
Artikel menuliskan “presiden” demikianlah sebutan untuk Tsai Ing-wen, membeberkan “Tingkat transparansi Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengandalkan kerja sama dengan seluruh rakyat Taiwan melawan virus ini.
Anggota Akademia Sinica, Zsuzsa Anna Ferenczy menyampaikan pada wartawan Le Point, “Kalau hanya mengandalkan instruksi dari Pusat Komando Epidemi saja tidak akan cukup, harus ada tekad percaya dan pelaksanaan dari rakyat.”Zsuzsa Anna Ferenczy beranggapan, meskipun hubungan ekonomi perdagangan antara Eropa dan Daratan Tiongkok sangat penting, tetapi “Tidak mudah untuk mengabaikan kemampuan teknologi Taiwan, dan wabah yang menghantam kali ini telah menjadi bukti. Meskipun berlawanan dengan politik, tetapi terdapat keuntungan dari hubungan Taiwan dan negara-negara Eropa, untuk itu cara terbaik adalah berjalan mengarah Taiwan tetapi tetap berhati-hati.
Berhubung pada sampul majalah Le Point ini setiap pemimpin negara kuat terpampang nomer, hanya Presiden Tsai Ing-wen yang karena posisinya dekat dengan Pemimpin Daratan Tiongkok Xi Jin-ping sehingga tidak terlihat nomernya, pengaturan ini juga menarik perhatian netter dan beranggapan ini juga memiliki penjelasan makna penting. Beranggapan Xi Jin-ping sengaja menutupinya, secara diam-diam menunjukkan meskipun Taiwan berada jauh di atas tetapi tetap dibayang-bayangi dan dihalangi oleh Daratan Tiongkok.
Ada netter yang menjelaskannya bahwa hal ini menunjukkan Taiwan harus melampaui Daratan Tiongkok baru dapat memperlihatkan nomer lombanya, tetapi ada juga netter yang beranggapan kalau gambar ini menunjukkan Taiwan adalah beban yang harus dihadapi oleh Xi Jin-ping.