Mengenai kelanjutan dari anggota staf Kantor Perwakilan ROC di Amerika Serikat yang dikonfirmasi positif COVID-19, Kemenlu pada hari Jumat (11/12/2020) pagi mengemukakan, pada akhir bulan lalu sebanyak sembilan staf dinyatakan positif, dan setelahnya ditindaklanjuti dengan melakukan dua tes asam nukleat (RT-PCR), dan hasilnya dinyatakan negatif, sehingga keraguan tentang diagnosis positif COVID-19 tersebut dapat dihilangkan.
Selain ke sembilan orang tersebut, Kemenlu menuturkan anggota staf Kantor Perwakilan di AS yang dulunya dicurigai melakukan kontak dengan orang yang terdiagnosis, pada saat ini telah menyelesaikan karantina, selain itu hasil tes asam nukleat yang dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali, semuanya menunjukkan hasil negatif. Oleh karena itu, anggota-anggota staf tersebut pada tanggal 11 Desember dapat kerja kembali seperti semula.
Selain itu, Kantor Perwakilan ROC di Amerika Serikat telah membuka kembali mulai tanggal 9 Desember 2020, buka setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pagi.