(Taiwan, ROC) – Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) hari Jumat (11/12) mengumumkan penambahan baru 1 kasus COVID-19 impor yaitu kasus ke-726 seorang perempuan warga Taiwan yang baru pulang dari Amerika Serikat.
CECC menyampaikan, kasus ke-726 ini adalah seorang warga Taiwan yang tinggal lama di Amerika Serikat, terakhir keluar dari Taiwan pada September 2019, dan kembali lagi ke Taiwan tanggal 30 November untuk mengunjungi keluarga di Taiwan, setibanya di Taiwan langsung menjalani karantina di Pusat Karantina. Pasien ini pada tanggal 7 Desember sempat timbul gejala kelainan pada penciuman dan ingusan, untuk itu pada tanggal 9 Desember dengan pengaturan instansi kesehatan melakukan pemeriksaan dan hasil yang dikeluarkan hari ini adalah terdiagnosis COVID-19.
CECC mengemukakan, sehubungan dengan pasien ini tinggal di hotel karantina selama 2 hari terakhir sehingga tidak berinteraksi dengan orang lainnya, sedangkan dokter dan para medis yang memeriksannya juga mengenakan alat pelindung diri (APD) untuk itu tidak ada orang yang harus dihubungi untuk dikarantina.
Dengan penambahan baru 1 kasus ini maka jumlah kumulatif COVID-19 di Taiwan ada 725 kasus yang terdiri dari 633 kasus impor, 55 kasus dalam negeri, 36 kasus armada persahabatan dan 1 kasus tidak jelas sumbernya. Selain itu ada 1 nomer kasus kosong (ke-530) yang dihapus, sedangkan dari seluruh kasus ada 7 kasus meninggal, 595 orang yang telah dibebaskan dari isolasi sementara 123 orang masih menjalani pengobatan isolasi.